satelit

Putri Duyung Depok Hadiahi Bocah Kehilangan Sepeda di Sukamaju, Boleh Renang Gratis Selama Setahun

Minggu, 5 April 2026 | 20:23 WIB
Manajemen Wisata Air Putri Duyung Depok memberikan satu unit sepeda kepada naufal, Sabtu (4/4). (ALDY RAMA/RADAR DEPOK)

RADARDEPOK.COM-Kesedihan Naufal (9) yang sempat viral karena menangis histeris setelah sepedanya dicuri di Pondok Tirta Mandala, Cilodong, Kota Depok, kini berganti menjadi senyum yang lebar pasca Manajemen Wisata Air Putri Duyung Depok hadir memberikan satu unit sepeda baru untuknya, Sabtu (4/4).

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Manajer Operasional Wisata Air Putri Duyung Depok, Restu Agus Sambodo. Restu menyebut aksi ini adalah bentuk nyata solidaritas terhadap musibah yang menimpa Naufal.

"Saya mewakili manajemen memberikan sepeda pengganti untuk Naufal. Semoga dengan sepeda baru ini menjadi semangat belajarnya, menjadi anak yang saleh, dan berguna bagi nuasa dan bangsa, aamiin,” ujar Restu.

Selain memberikan sepeda pengganti, Restu mengungkapkan, bahwa Manajemen Wisata Air Putri Duyung Depok Juga memberikan akses berenang gratis selama satu tahun, kepada Naufal dan dua orang lainnya.

Baca Juga: Lima Karyawan Kafe di Kelurahan Tugu Depok jadi Korban Ledakan Gas 50 Kilogram, Rata-rata Alami Luka Bakar di Atas 50 Persen

“Selain sepeda, kami juga memberikan hadiah kepada Naufal berupa renang gratis selama satu tahun,” beber Restu.

Sementara itu ayah Naufal, Iwan Setiawan, mengucapkan terima kasih kepada pihak manajemen Wisata Air Putri Duyung Depok, atas bantuan yang telah diberikan kepada Naufal dan berharap tidak ada korban lainnya dari peristiwa ini.

“Semoga bantuan ini diganti menjadi amal ibadah dan pahala yang berlipat ganda, dan semoga ke depannya tidak ada lagi korban-korban berikutnya. Karena kami khawatir apabila ada korban anak-anak lainnya, ini akan menjadi trauma yang mendalam bagi anak-anak,” kata Iwan.

Dia membeberkan, sepeda yang dicuri itu ternyata baru saja dibeli menggunakan uang santunan pasca operasi usus buntu dan tabungan THR milik Naufal. Iwan mengaku, saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

“Sepeda itu baru dibeli beberapa hari setelah lebaran. Dari hasil uang santunan pasca operasi Naufal dan THR-nya,” jelas Iwan.

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Depok Mazhab Perkuat Komitmen untuk Masyarakat : Ulang Tahun ke-63, Berbalut Lebaran Ketupat

Berkaitan dengan kronologinya, Iwan membeberkan, aksi pencurian itu terjadi saat Naufal sedang bermain sepeda di kawasan Pondok Tirta Mandala, Cilodong, Kota Depok.

Saat sedang asyik bermain, Naufal tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria tak dikenal yang menanyakan lokasi masjid terdekat.

Kemudian, pelaku meminta untuk diantar dengan melewati jalur yang cukup sulit. Sesampainya di lokasi, pelaku meminta sepeda milik korban dan langsung membawa kabur. Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah video tangisan Naufal viral di media sosial.

"Semoga tidak ada korban-korban lainnya. Namun sekali lagi, terima kasih banyak atas kepedulian manajemen Wisata Air Putri Duyung Depok atas bantuannya,” tandas Iwan. 
***

Tags

Terkini