RADARDEPOK.COM – Dinas Sosial (Dinsos) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia membagikan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. Terdapat sebanyak 35 balita yang menjadi sasaran dari bantuan ini.
Baca Juga: Bertemu Ibu Ojol Hebat, Erick Thohir Hadiahi Sepeda Motor
Lurah Cilangkap, Teguh Santoso, bantuan makanan tambahan ini ditujukan guna menekan angka stunting di wilayahnya menjadi zero kasus.
"Makanan tambahan adalah salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan Cilangkap dan Depok Kota Sehat. Salah satu caranya dengan menggandeng seluruh stekeholder dan pemangku kepentingan lain,” ujar Teguh Santoso kepada Radar Depok, Rabu (26/7).
Teguh Santoso mengatakan, paket PMT tersebut diberikan kepada masyarakat yang sebelumnya mempunyai anak balita stunting.
“Pemberian PMT ini menggunakan data pada 2022 dan hal ini juga untuk perbaikan konsisi balita yang pernah terkena stunting,” ucap Teguh Santoso.
Baca Juga: Tembok Pembatas Pamulang Village Diperbaiki
Nantinya, program PMT tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan yang diawali pada Juli ini. Hal ini untuk mempercepat penekanan angka stunting di Kelurahan Cilangkap.
“Ini akan dilakukan terus secara bertahap untuk menekan angka stunting,” ungkap Teguh Santoso.
Baca Juga: Tembok Pembatas Pamulang Village Diperbaiki
Teguh Santoso mengatakan, berdasarkan data pada Juli 2023, angka stunting di Kelurahan Cilangkap mencapai 137 balita. Pihaknya, akan terus melakukan intervensi dengan menggunakan PMT di wilayahnya.
“Itu akan kami terus kami tekan dengan menggunakan PMT,” kata Teguh Santoso.
Baca Juga: Jelang Musorkab KONI Kabupaten Bogor, Dadeng Wahyudi: jangan Ditunggangi Politik
Tak hanya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, pihaknya berharap PMT juga di salurkan oleh perusahaan dengan menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) atau dari unsur pentahelix di Kelurahan Cilangkap.