Minggu, 5 Februari 2023

Produktifitas Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

- Rabu, 19 Agustus 2020 | 09:40 WIB
KOMPAK : Walikota Depok, Mohammad Idris bersama Muspida Kota Depok, usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di lapangan Balai Kota Depok, Senin (17/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, diam-diam tengah menyusun langkah strategis memulihkan perekonomian. Strategi itu diambil akibat Kota Depok sebelumnya disibukan dengan penanganan kesehatan akibat pandemi Covid-19. Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok tengah berusaha menggali setiap potensi daerah, untuk menjadi salah satu modal dalam peningkatan pembangunan daerah.  Salah satu tolak ukur tersebut merupakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Namun Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota Depok tetap fokus pada penanganan Kesehatan sebagai prioritas utama,” ujar Mohammad Idris kepada Radar Depok. Mohammad Idris menjelaskan, Pemerintah Kota Depok mulai menyiapkan langkah pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Perekonomian Kota Depok selama sepuluh tahun terakhir dapat berkembang dengan baik. Peran sektor sekunder, yakni industri pengolahan dan sektor tersier, yakni perdagangan barang dan jasa porsinya dominan dalam Produk Domestik Regional Bruto. Kedua sektor tersebut terindikasi sangat terdampak akibat Covid-19. Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan baik industri kecil menengah, diperkirakan mengalami penurunan omset. Penurunan omset tersebut mencapai 60 hingga 70 persen, akibat kesulitan bahan baku dan demand pasar yang rendah. Perdagangan besar dan eceran, lanjut walikota, reparasi mobil dan sepeda motor ikut mengalami penurunan omset sekitar 30 hingga 50 persen. Sisi Konsumsi, pengeluaran rumah tangga didominasi oleh peningkatan makanan, minuman dan rokok. KOMPAK : Walikota Depok, Mohammad Idris bersama Muspida Kota Depok, usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di lapangan Balai Kota Depok, Senin (17/08). FOTO : DICKY/RADAR DEPOK   “Diperkirakan konsumsi makanan, minuman dan rokok masih tumbuh. Bahkan, terjadi peningkatan seiring dengan bertambahnya aktivitas keluarga di rumah,” terang dia. Sektor lainnya yang juga terdampak, sektor transportasi, rekreasi dan budaya diperkirakan mengalami hal yang sama  terjadi penurunan. Tidak hanya itu konsumsi hotel dan restoran mengalami penurunan akibat dampak Covid-19. Begitupun dengan Pemerintah Kota Depok, pengeluaran konsumsi pemerintah turun akibat refocusing anggaran, dan penjadwalan ulang kegiatan dalam masa PSBB. Pemerintah Kota Depok telah menyusun langkah strategis dalam jangka pendek. Tujuannya guna menjaga daya beli masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan melalui pemulihan produktifitas. Produktifitas tersebut dengan melibatkan industri pengolahan, penciptaan wirausaha baru, penataan ruang publik UMKM hingga bantuan modal. “Kami juga memberikan kemudahan dengan peningkatan pelayanan pelaksanaan dan pengawasan penanaman modal maupun perizinan,” tutupnya. (rd/dic)   Jurnalis : Dicky Agung Prihanto Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

1.090 Pengunjung Serbu Vaskin di Balaikota Depok

Sabtu, 4 Februari 2023 | 11:45 WIB

HUT KE-4 Iwapi Bojongsari Meriah

Sabtu, 4 Februari 2023 | 11:05 WIB

27 Ribu Lubang Makam di Depok Telah Terisi

Sabtu, 4 Februari 2023 | 10:10 WIB

Warga Pasput Kompak Bersihkan Kali

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:55 WIB

Polsek Sukmajaya Ajak Curhat RW7 Kalibaru

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:39 WIB

27 PJU Mau Terangi Grand Depok City

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:15 WIB

Waspadai KLB Campak Karena Tidak Imunisasi

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:00 WIB

Tim Beruang Jawara Fourfeo Kemirimuka

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:25 WIB

Manasik Haji Tingkatkan Edukasi Agama Anak Sejak Dini

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:00 WIB
X