Selasa, 7 Februari 2023

Mengenal Teknologi UV-ION Produksi Orang Depok : Berawal Karena Pandemi, Mampu Urai VBKJ (1)

- Selasa, 24 November 2020 | 09:08 WIB
BELI PRODUK : Seorang warga Depok sedang memamerkan UV-ION Produksi Acep Jarkasih. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK   Kedatangan pandemi Covid-19 ke Depok, membuat semua elem kaget dan kelabakan karena wabah ini begitu pesat perkembangannya. Maka dari itu, Pemerintah dan ilmuan berlomba – lomba mencari dan menciptakan solusi untuk mengatasi wabah ini, termasuk salah satu warga Depok yang berupaya menghadirkan alat yang dapat meminimalisir kehadiran virus ini di tengah kehidupan masyarakat. Laporan : Indra Abertnego Siregar RADARDEPOK.COM - Ditemui di kediamannya, Parung Tengah RT1/3, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Acep Jarkasih sedang duduk bersantai sambil mengopi di teras rumahnya. Kebetulan, hari itu dia sedang work from home (WFH) untuk menghindari penularan virus Covid-19. “Sini masuk bang,” ucap Jarkasih, menyambut kedatangan Radar Depok. Dia merupakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Bojongsari. Tapi, di satu sisi, dia juga seorang pengusaha di bidang alat kesehatan. Saat ini dia tengah disibukkan dengan promosi sebuah alat pemurnian udara yang diyakini mampu mencegah kedatangan virus-virus yang dapat membahayakan kesehatan. “Nama alatnya UV-ION,” ucapnya. Alat ini hanya mengandalkan sistem tekanan negatif dan filter serta kandungan anion yang rendah, sehingga debu, virus, bakteri, kuman, dan jamur (VBKJ), akan menempel di filter dan menumpuk hingga mati. “Teknologi ini,  selain menghasilkan udara di ruangan jadi steril dan sehat serta bebas VBKJ, juga memancarkan anion yang sangat kaya, high density yang menyehatkan orang di dalam ruangan. Tidak hanya mengurangi efek air borne (dari bersin dan batuk serta waktu bicara) paparan yang mengandung vbkj yang segera ditangkap dan dibasmi oleh pancaran dan distribusi anion ke segala di setap penjuru ruangan,” terangnya. BELI PRODUK : Seorang warga Depok sedang memamerkan UV-ION Produksi Acep Jarkasih. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK   Dia berani memproduksi ini karena merupakan ciptaan kawannya sendiri yang bekerja di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Puspitek, dan sudah dilakukan riset yang mendalam sehingga aman untuk digunakan. “Penemunya kawan saya Djoko Goenawan, saya hanya partner produksi dan marketing saja,”tuturnya. Dia menjelaskan, ide awal pembuatan alat ini ketika Kota Depok dilanda pandemi Covid-19, Maret lalu. Dari sana lah muncul ide untuk bekerjasama membuat alat canggih di Indonesia. “Alat ini masih satu-satunya yang ada di Indonesia,” tukasnya. (*)    Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

PN Depok Janji Konsisten Jauhi Suap dan Gratifikasi

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:56 WIB

Panglima TNI Pimpin Upacara Alih Kodal PPRC TNI

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:25 WIB

Dinkes Bersama PERSAGI Periksa Gizi Anak di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:45 WIB

PKK Kelurahan Cimpaeun Dorong Posyandu Lebih Kreatif

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:25 WIB

16 Pesantren di Depok Punya Produk Sendiri

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:10 WIB

Polisi Buru Penganiaya Anak Kandung di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:30 WIB

Akulturasi Cina Sumbang Keragaman Budaya Indonesia

Senin, 6 Februari 2023 | 22:21 WIB

RW14 Bojongsari Depok Galakan PHBS

Senin, 6 Februari 2023 | 19:14 WIB
X