Selasa, 31 Januari 2023

Keren, 2.211 Rumah Warga Depok Bakal Dipercantik

- Selasa, 29 November 2022 | 23:27 WIB
HANCUR : Salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di RW16, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, 4 November 2020. DOK. RADAR DEPOK
HANCUR : Salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di RW16, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, 4 November 2020. DOK. RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok menyediakan kuota renovasi sebanyak 2.211 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Tahun 2023. Hal itu disampaikan Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Miraz saat melakukan kunjungan ke Kantor PWI Kota Depok, Jalan Melati, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (29/11).


"Tahun 2023 dianggarkan 2.211 unit RTLH," ungkapnya kepada Radar Depok, Selasa (29/11).


Dudi menjelaskan, jumlah itu melebihi kuota yang disediakan pada tahun sebelumnya yakni 758 unit. Bahkan setelah melewati sejumlah proses, hanya ada 674 unit yang berhasil mendapatkan renovasi atau perbaikan. "Tahun 2022, reguler 758 unit, setelah verifikasi hanya 674 unit yang diperbaiki. Sedangkan, untuk ABT 75 setelah verifikasi 73," ujarnya.


Dia menerangkan, setiap penerima perbaikan RTLH akan menerima bantuan sebesar Rp23 juta. Bantuan itu selanjutnya digunakan untuk membeli material dan upah pekerja perbaikan.


"Besaran RTLH itu hanya kurang lebih Rp23 juta yang diperbaiki adalah atap, dinding dan lantai. Setiap RTLH wajib memiliki septic tank yang sesuai standar kementerian PUPR," tutur Dudi.


Tahun depan, kata Dudi, pihaknya juga akan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah, posyandu sekitar 100 titik dan anggaran sekitar Rp15 miliar.


"Kemudian, kegiatan di tahun yang akan datang pertama pembebasan lahan untuk sekolah, ada juga untuk pembebasan lahan posyandu, kita merencanakan kurang lebih 100 titik anggarannya Rp15 miliar, lalu pembangunan untuk mewujudkan janji kampanye Walikota," urainya.


Selain itu, beber dia, Disrumkim Kota Depok sudah dan akan merampungkan sejumlah kegiatan lainnya seperti pembangunan atau perbaikan 11 kantor pemerintahan serta pusat olahraga dan UMKM.


"Kelurahan yang dibangun pada Tahun 2022 secara variatif itu sudah mencapai progres sekitar 63 sampai 64 persen, dateline kita 16 Desember 2022. Nah secara fisik bangunan itu sudah jadi hanya yang akan memperlamabat waktu adalah pelaksanaan kegiatan di seperti dalam interior dan arsitek lainnya," sebut Dudi.

Halaman:

Editor: Febrina

Tags

Terkini

Dapat 52 Suara, Abi Ketua Katar Gandul Depok

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:10 WIB

Irjen Kemenkumham Apresiasi Kinerja Imigrasi Depok

Selasa, 31 Januari 2023 | 00:58 WIB

Harjamukti Laksanakan Program Kampung Caraka

Senin, 30 Januari 2023 | 23:08 WIB

Pokja Sehat Cimpaeun Atasi Stunting

Senin, 30 Januari 2023 | 23:05 WIB

Depok Jaya Ambisi Bebas Banjir

Senin, 30 Januari 2023 | 22:24 WIB

Jalan Pramuka Mampang Tercemar Sampah

Senin, 30 Januari 2023 | 22:09 WIB

Sambut HUT ke-39 Lewat Jalan Sehat

Senin, 30 Januari 2023 | 21:53 WIB

Begini Cara Curanmor Beraksi di Grogol Depok

Senin, 30 Januari 2023 | 19:11 WIB

Market Day SMPIT Al-Hikmah Meriah

Senin, 30 Januari 2023 | 18:46 WIB

Apel Akbar di Depok, 11 Ribu Warga NU Jaga Toleransi

Senin, 30 Januari 2023 | 01:54 WIB

Smartfen WOW 100% Depok Dukung Digitalisasi UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 01:47 WIB
X