Idris juga berpesan agar kelak jika Nuryuliani bisa menduduki kursi DPRD Kota Depok, untuk memperhatikan wilayah lain di Kecamatan Cilodong – Tapos.
“Tapi pesen saya sama Doktor Yuli, kalau udah jadi jangan lupa sama Luwinanggung, ya kan, jangan lupa juga sama Cilangkap, dan Kampung Sawah, daerah saya,” pinta dia.
Terpisah, Kadisporyata Kota Depok, Dadan Rustandi juga mengapresiasi pelaksanaan Nuryuliani Cup 2023. Dia juga terkejut jika ternyata penyelenggara sepak bola ini adalah sosok perempuan asli Sukatani.
“Apresiasi ya, apalagi yang menjadi penyelenggara ini adalah ibu – ibu. Saya baru tahu kayaknya dia yang pertama mengadakan turnamen sepak bola di Depok,” beber dia.
Hal lain yang membuat Dadan kagum adalah, pelaksanaan turnamen yang hanya boleh diikuti peserta asli dari Kelurahan Sukatani. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan verifikasi dari panitia sebelum pertandingan, dengan memastikan asal usul pemain melalui KTP mereka.
“Pemainnya warga Depok asli, berarti pembinaan sepak bola lokal sudah terjadi di sini. Ini harus dicontoh, jangan sampai kita mengambil pemain dari luar Depok, karena dengan begini merupakan salah satu bentuk kita menjaring calon atlet sepak bola dari Kota Depok,” imbuhnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Dipuja-puja di Rakernas PKS, Ini Kata Anies
Di lokasi yang sama, Nuryuliani selaku penyelenggara kegiatan mengaku sangat senang karena turnamen sepak bola ini bisa terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah saya seneng sekali ya, kegiatan pertandingan ini bisa berjalan dengan lancar, dan juga menghasilkan tim yang terbaik. Menurut saya, semua tim yang ikut kompetisi ini adalah juara,” beber dia.
Dia juga memastikan, kegiatan olah raga di Sukatani di tidak akan berhenti sampai di sini saja. Dia berjanji akan menggelar turnamen – turnamen olahraga lainnya untuk warga Kelurahan Sukatani.
“Insya Allah nanti kita akan ada beberapa kegiatan yang diselenggarakan lagi,” tutup dia. (dra)