politik

Edi Masturo Minta Walikota Depok Lebarkan Raya Sawangan

Rabu, 3 Maret 2021 | 09:00 WIB
RADARDEPOK.COM, DEPOK – Seiring dengan bertambahnya volume kendaraan dan dibukanya Pintu Tol Sawangan, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Masturo meminta agar Walikota dan Wakil Walikota Depok dapat mengusahakan pelebaran Jalan Raya Sawangan guna menghindari kemacetan di jalur tersebut. “Jalan Raya Sawangan sudah harus dilebarkan. Maka dari itu, Walikota dan Wakil Walikota Depok periode 2021-2026 harus bisa memberikan kemudahan akses bagi warga, khususnya pengendara yang melintasi jalur tersebut,” kata Edi Masturo kepada Radar Depok, Selasa (2/3). Politikus Gerindra tersebut mengungkapkan, bukan hanya akhir pekan saja kendaraan mengular di jalur tersebut. Tetapi, hari biasa pun kerap terjadi kemacetan, terlebih saat jam orang berangkat dan pulang kerja. “Kondisi itu diperparah dengan dibukanya pintu Tol Sawangan,” kata wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Depok 1 (Pancoranmas) tersebut. Dia sendiri mengaku heran, sudah lama wacana pelebaran Jalan Raya Sawangan dihembuskan. Namun, tidak kunjung terealisasi. Padahal, volume kendaraan yang melintasi jalur tersebut kian bertambah dan menjadi salah satu jalan utama di Kota Depok. “Harusnya bisa melakukan lobi atau komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Jika, terbentur anggaran, ya dibuat multi years saja. Tiap tahun harga tanah kan naik, kalau tidak dimulai dari sekarang, tunggu harga tanah berapa, atau tunggu sampai stagnan di jalan itu,” tegasnya. Jika terbentur masalah anggaran, Edi Masturo melanjutkan, Pemkot Depok bisa melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di pusat, atau dari anggaran Provinsi Jawa Barat. “Ini kan tergantung dari good will pemerintah selaku pemangku kebijakan. Juga kapasitas mereka melakukan lobi-lobi politik. Sebab, jika mengandalkan APBD Kota Depok saja, tentu tidak akan cukup,” tegasnya lagi. Pelebaran Jalan Sawangan sendiri, sambung Edi Masturo, sudah harus masuk dalam skala prioritas Pemkot Depok. Sebab, jika tidak ada tindakan, maka akan banyak dampak negatif yang didapat, seperti biaya dan konsumsi bahan bakar yang tinggi, image Depok yang macet, hingga tersendatnya investasi di wilayah tersebut. “Coba jika kita berfikir jadi investor, tentu kita tidak akan mau menginvestasikan uang kita di jalur yang tergangu kemacetan, cost-nya akan lebih banyak,” papar Edi Masturo. Sementara, Edi Masturo menambahkan, jika pemerintah  bisa melakukan pelebaran di Jalan Sawangan, dampak positifnya akan banyak dirasakan masyarakat, mulai dari mobilisasi yang lancar, harga tanah jadi tinggi dan lain sebagainya. “Investor pun mau menanamkan modalnya di sana, ekonomi dapat berkembang di situ. Jadi, Depok jangan hanya Jalan Margonda saja yang dikenal. Ini harus dipikirkan bersama dan sudah harus masuk skala prioritas,” pungkas Edi Masturo. (cky) Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah

Tags

Terkini

PPP Kabupaten Bogor Segera Adakan Muscab

Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB