Minggu, 5 Februari 2023

IBH Merajut Asa

- Selasa, 18 Agustus 2020 | 09:17 WIB
MENGURUS : Balon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menunjukan formulir pengajuan SKCK, sebagai salah satu persyaratan pendaftaran peserta Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bakal Calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mulai merangkai asa di Pilkada 2020, dengan melengkapi persyaratan administrasi yang akan dilayangkan ke partai maupun Kantor KPU Kota Depok. Imam mengatakan, selain melakukan komunikasi politik dengan partai yang tergabung dalam Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), yakni PAN, Partai Demokrat, PKS dan PPP, pihaknya juga terus merajut simpul-simpul massa dan melengkapi persyaratan administrasi untuk mendaftar sebagai peserta. “Ya, mulai mencicil syarat-syarat pendaftaran, sambil melakukan sosialisasi ke masyarakat. Merajut asa agar terlaksana dan insha Allah di ridhoi Allah SWT, serta dipercaya masyarakat,” tuturnya kepada Radar Depok, Senin (17/08). Ia menguraikan, saat ini yang sedang berproses,  legalisir ijazah mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar, SMP ,SMA hingga perguruan tinggi. Selain itu, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan laporan pajak. “LHKPN sendiri sudah dikirim ke KPK ter tanggal 28 Maret 2019, waktu sebagai Caleg di Provinsi Jawa Barat, pada Pemilu 2019. Sedangkan, SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) pun sudah saya buat,” urai IBH, sapaannya. Kemudian, sambung politikus PKS ini, dirinya juga sedang memroses surat pengunduran diri  atau Pengantian Antarwaktu (PAW) dari Anggota Legislatif DPRD Jabar. MENGURUS : Balon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menunjukan formulir pengajuan SKCK, sebagai salah satu persyaratan pendaftaran peserta Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK   Sebagaimana diketahui, IBH sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Jabar. Dan, saat menjadi peserta Pilkada Depok 2020, IBH akan mengundurkan diri sebagai Aleg dan akan digantikan Asep Arwin, pemilik suara terbanyak keempat dari PKS di Dapil Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi). “Yang paling utama adalah surat rekomendasi dari partai pengusung. Insha Allah segera rampung dalam waktu dekat, teman-teman partai di Koalisi TAS pun saya lihat sangat responsif dan bahkan sampai mengawal surat pengajuan paket pasangan nama Pak Kyai (Mohammad Idris) dan saya, baik sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota,” katanya. Ia berharap, dalam mengurus segala persyaratan tidak menemui kendala. Dan kedepannya, dapat meraih simpati masyarakat dengan program yang ditawarkan, serta kolaborasi dari seluruh koalisi partai, tim pemenangan, tim relawan dan barisan pendukungnya. “Alhamdulillah, dukungan pun terus mengalir, dari komunitas, organisasi, tokoh masyarakat maupun perorangan. Ini sangat berarti bagi kami,” ucap IBH. IBH mencontohkan, baru-baru ini datang dari Ketua Komunitas Novi Anggriani Munadi (NADI) Center, Novi Angriani. Ia pun mengapresiasi dukungan dari mantan Caleg dari PDI Perjuangan dan alumni SMAN 12 Jakarta tersebut, serta menganggapnya sebuah anugerah. "Bagaimana tidak ya, tiba-tiba saya dapat dukungan langsung dari orang yang sebenarnya saya tidak kenal, tanpa sesuatu apapun. Itu kan anugrah," kata IBH. MENGURUS : Balon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menunjukan formulir pengajuan SKCK, sebagai salah satu persyaratan pendaftaran peserta Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK   Mengenai keinginan Novi soal kemajuan perempuan dan anak, IBH mengungkapkan, dirinya akan meneruskan program ketahanan keluarga, salah satunya tentang '1000 Perempuan Pengusaha'. "Itu yang nanti bisa dikerjasamakan dengan wanita dan srikandi Depok. Usahanya bisa macam-macam seperti tata rias, bisnis online, start up dan lainnya. Nantinya perempuan di Depok tak perlu keluar rumah tapi dapat duit dari usaha itu, nanti akan dibantu juga dengan pelatihan dan permodalannya," ungkapnya. Terkait perlindungan anak dari kekerasan, dirinya pun telah mengadakan sekolah ibu. Karena, dimulai dari keluarga, maka ibu yang baik bisa berokan modal pada anak. "Dari sisi agama atau hal lain, karena anak perlu ditanami pendidikan agama dan nilai-nilai positif," tutup IBH. (rd/cky)   Jurnalis : Ricky Juliansyah Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

AHY : Pemilu Mendatang Jangan Ada yang Meregang Nyawa

Jumat, 13 Januari 2023 | 21:06 WIB
X