Minggu, 5 Februari 2023

Bawaslu Depok Diserang Covid-19

- Selasa, 18 Agustus 2020 | 09:20 WIB
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Di tengah agenda pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilkada) 2020, Bawaslu Kota Depok diserang Covid-19. Dua pejabat sekretariat pengawas Pemilu tingkat kota tersebut terkonfirmasi virus Korona (Covid-19). Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini pun membenarkan ikhwal jajarannya yang terpapar Korona. "Benar, dua jajaran kami positif Covid-19, yang satu PDP (Pasien Dalam Pengawasan), satu lagi memang Positif Covid-19 terkonfirmasi. Keduanya sudah mulai membaik, itu dua minggu lalu dan sudah mau sembuh,” kata Luli saat dikonfirmasi Radar Depok. Ia mengungkapkan, hal tersebut sudah lama dan pihaknya pun telah komunikasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Depok dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. “Surat-surat kami layangkan ke instansi terkait, perihal permohonan test swab untuk seluruh jajaran di Bawaslu Kota Depok. Sudah mau sembuh, tinggal menunggu swab satu kali lagi,” tegas Luli. Luli menerangkan, yang bersangkutan sudah lama tidak berkantor dan meminta izin untuk dirumahkan. Padahal, kata Luli, yang bersangkutan pada 15 Juli sudah mengikuti rapid test dan hasilnya negatif. “Dia paling tertib di antara yang lainnya, karena selalu bawa piring dan gelas sendiri. Tapi, dia sudah tidak kontak dengan kami setengah bulan lebih. Sementara, yang satunya baru Jumat kemarin hasil swab-nya positif, tapi beliau PDP dan melakukan isolasi mandiri,” terangnya. Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.   Berdasarkan informasi dari sumber Radar Depok, tujuh staf sekretariat Bawaslu Kota Depok pun dirumahkan tengah dan menjalankan isolasi mandiri lantaran terdapat gejala Covid-19. Namun, belum dipastikan terkonfirmasi positif atau tidak. Atas hal tersebut, kata Luli, pihaknya sudah melaporkan ke pimpinan dan meminta agar seluruh jajaran Bawaslu Kota Depok, di mulai dari kesekretariatan untuk dilakukan swab test pada Rabu (18/08), selanjutnya  seluruh jajaran Bawaslu Kota Depok. “Nanti menunggu jadwal dari Dinkes, berikutnya lagi Panwascam dan PKD, tetap kami lakukan, mitigasi resikonya kami ikuti,” katanya. Luli pun menegaskan, adanya kasus tersebut, pihaknya terpaksa menghentikan kegiatan di sekretariat untuk dilakukan sterilisasi.  Selain itu, Luli pun meminta agar menjaga privasi dari mereka yang terkonfirmasi guna menjaga psikis sambil terus memotivasi untuk sembuh. “Kepada jajaran Bawaslu Kota Depok hingga tingkat kelurahan, kami meminta agar disiplin menjalankan protokol kesehatan, baik saat bertugas melakukan pengawasan dan juga dalam kehidupan di rumah masing-masing. Semoga, kami terus diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga marwah demokrasi,” pungkas Luli. (rd/cky)   Jurnalis : Ricky Juliansyah Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

AHY : Pemilu Mendatang Jangan Ada yang Meregang Nyawa

Jumat, 13 Januari 2023 | 21:06 WIB
X