Rabu, 8 Februari 2023

PTM Kembali Digelar, Qonita Lutfiyah: Perhatikan Prokes Secara Ketat

- Kamis, 12 Mei 2022 | 07:05 WIB
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah. Istimewa
Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah. Istimewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Paska libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah, pembelajaran tetap muka (PTM) kembali digelar Kamis (12/05). Namun demikian tetap harus memperhatikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.


Pasalnya, PTM digelar masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan di bawah bayang-bayang fenomena Hepatitis akut misterius yang menjangkiti anak di beberapa daerah.


PTM akan digelar besok (Hari ini,red), dan pandemi masih berlangsung,” kata Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah saat dihubungi Radar Depok, Rabu (11/05).


Karenanya, politikus perempuan PPP ini berharap agar seluruh stakeholder di dunia pendidikan, seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (Untuk pendidikan berbasis agama), sekolah dapat mempersiapkan secara matang, baik sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) menyesuaikan Prokes Covid-19, yakni wajib memakai masker dan sudah divaksin.


“Menerapkan 5M, mengatur jarak meja dan kursi siswa, sterilisasi lingkungan sekolah dengan desinfektan hingga pengawasan agar siswa dapat aman belajar dari berangkat ke rumah, di sekolah hingga kembali lagi ke rumah,” tutur Qonita Lutfiyah.


Adapun 5M yang dimaksud, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi serta interaksi.


Yang utama, putri ulama kharismatik K.H Syukron Mamun ini menegaskan, peran serta orang tua dalam mengarahkan anak agar disiplin dalam menerapkan Prokes Covid-19, serta mengawasi anaknya agar setelah belajar untuk langsung kembali ke rumah.


“Jangan sampai mampir-mampir dulu atau berkumpul dengan teman paska belajar di sekolah,” tegas Qonita Lutfiyah.


Selain itu, orang tua dan siswa pun harus jujur melaporkan kondisi kesehatan mereka, seperti saat siswa sakit dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh atau mekanisme yang ditetapkan sekolah. Sehingga, tidak menulari siswa lainnya.

Halaman:

Editor: Ricky Juliansyah

Tags

Terkini

X