Minggu, 5 Februari 2023

Tujuh Anggota DPRD Jawa Barat Positif Korona

- Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:37 WIB
VAKSIN : Relawan menunjukan kartu peserta saat mengikuti uji coba klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/08). FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG   RADARDEPOK.COM, BANDUNG - Virus mematikan Korona (Covid-19) sudah mewabah kemana-mana. Jumat (14/08) dikabarkan, sebanyak 38 orang terdiri dari anggota dewan, PNS dan Non-PNS yang bekerja di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) positif Covid-19. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar, Ida Wahida Hidayati menyebut, ke-38 orang di lingkungan Gedung DPRD Jabar, diketahui positif berdasarkan data yang Ida terima dari Labkesda Jabar, pada Jumat (14/08) petang, sekitar pukul 16:00 WIB. "38 orang yang terpapar, tujuh orang anggota dewan, sembilan PNS, 22 non PNS. Mereka yang non PNS, ada yang sekuriti, non PNS lainnya. Laporannya baru tiba," ucapnya. Ida menambahkan, sejumlah orang yang teridentifikasi positif akan difasilitasi untuk isolasi mandiri, di Pusat Isolasi Mandiri Covid-19 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jabar. Jumat malam, mereka dijadwalkan langsung dijemput tim gugus tugas agar segera menjalani isolasi. "Isolasi mandirinya di BPSDM. Kita menganjurkan semuanya ke sana, supaya aman," kata Ida. Namun, Ida mengatakan ada sejumlah orang yang akan menjalani isolasi di rumahnya masing-masing. "Kalau malam Insha Allah masuk BPSDM, ada yang isolasi mandiri di rumahnya," ucapnya. VAKSIN : Relawan menunjukan kartu peserta saat mengikuti uji coba klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/08). FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG   Selain arahan isolasi, kata Ida, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan gugus tugas daerah untuk melakukan tracing. Anggota keluarga yang positif pun, lanjut Ida, diharuskan menjalani swab. "Nanti dari gugus tugas ada yang telepon ke masing-masing yang positif untuk ditanyai kontak erat dengan siapa saja. Mau tidak mau keluarganya harus di swab juga," katanya. Disinggung terkait upaya pencarian sumber penyebaran Covid-19 di DPRD Jabar, Ida mengatakan itu merupakan hal yang sulit, terlebih banyak orang yang keluar-masuk ke lingkungan tersebut. "Wah susah, (mengetahui) sumbernya dari mana, karena kan DPRD banyak orang keluar masuk, banyak yang demo," ujar Ida. Awalnya, kabar positif pilihan orang tersebut bermula dari beredarnya tangkapan layar yang memperlihatkan data sejumlah anggota dan pegawai DPRD Jabar yang terkonfirmasi positif. Rata-rata memiliki CT hasil di atas 36,7. Terdapat sejumlah nama anggota dewan yang terpapar di antaranya anggota dewan dari fraksi Demokrat, PKB dan PDIP. Dari informasi yang dihimpun, dari sejumlah sumber di DPRD Jabar, pengetesan tes usap (swab test) dilakukan pada Rabu (12/08). Pada pemeriksaan itu lebih dari 100 orang yang berada di lingkungan DPRD Jabar diperiksa oleh tim kesehatan Labkesda Jabar. VAKSIN : Relawan menunjukan kartu peserta saat mengikuti uji coba klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/08). FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG   Dihubungi terpisah, Kadinkes Jabar Berli Hamdani Berli membenarkan terkait tes swab untuk para anggota DPRD tersebut. Namun, Berli tidak menyebut lokasi pelaksanaan tes tersebut. "Iya (tes swab). Dua hari yang lalu, Rabu kalau tidak salah," katanya. Sementara itu, pada hari yang sama, Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran kembali melakukan penyuntikan calon vaksin Covid-19, Sinovac, Jumat (14/8). Kali ini uji klinis fase tiga itu dilakukan serentak di lima lokasi. Lima titik uji klinis tersebut terletak di Balai Kesehatan Unpad di Jalan Dipatiukur, Puskesmas Garuda, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, dan Puskesmas Ciumbuleuit. Diketahui, tiap harinya total terdapat 20 relawan yang akan disuntik. ”Iya (lima titik dimulai)" kata Dokter dan Juru Bicara Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Unpad, Rodman Tarigan saat dihubungi, Jumat (14/08). Rodman menambahkan, total jumlah relawan hingga Kamis (13/8) sore telah mencapai 1.451 relawan. Sementara itu, pantauan Radar Bandung (Grup Radar Depok) di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, bahwa seperti pada uji klinis vaksin sebelumnya di RSP Unpad (11/08) lalu, awak media tidak perkenankan secara langsung melihat proses penyuntikan vaksin. Sejumlah wartawan hanya diperbolehkan menunggu di luar gedung Puskesmas Garuda. VAKSIN : Relawan menunjukan kartu peserta saat mengikuti uji coba klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/08). FOTO : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG   Sejumlah wartawan pun tak berhasil mendapat keterangan dari para relawan yang menjalani uji klinisi di puskesmas tersebut. Sejumlah relawan yang ditemui menolak melakukan wawancara. Seorang yang diduga relawan, ketika ditemui Radar Bandung, bahkan tidak mengaku sebagai relawan, padahal sebelumnya ia terlihat memegang tanda nomor urut dan masuk menuju puskesmas. (rd/net)   Fakta dan Fakta Korona DPRD Jabar : Tanggal : - Jumat, 14 Agustus 2020   Informasi : - Labkesda Jabar   Hasil : - 38 orang di lingkup DPRD Jabar Positif Korona   Rincian Positif : - 7 anggota DPRD Jabar - 9 PNS - 22 non PNS   Non PNS : - Sekuriti, non PNS lainnya   Tindaklanjut : - Yang positif diisolasi mandiri di BPSDM Jabar - Langsung dijemput tim gugus tugas   Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Mimbar Jumat: Panggilan Kemuliaan

Jumat, 3 Februari 2023 | 09:21 WIB

Pengajar Agama Mesum di Depok Dibui 18 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:25 WIB

Dicurangi Wasit, Depok City Juara II Soeratin Jabar 

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:05 WIB

176 Faskes Se-Depok Dilarang Minta Duit

Rabu, 1 Februari 2023 | 08:15 WIB
X