Kamis, 9 Februari 2023

Oknum Bawaslu Depok Selewengkan Dana Hibah Dicopot April Lalu

- Rabu, 7 September 2022 | 07:30 WIB

RADARDEPOK.COM – Ada kabar terbaru dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) pusat. Kepala Sekretariat Bawaslu Depok Syamsu Rahman dicopot atas dugaan penyalahgunaan dana hibah APBD Depok tahun 2020.

Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro mengatakan pencopotan Syamsu sudah dilakukan sejak April 2022. "Betul sudah diberhentikan sejak April 2022. Karena yang bersangkutan jabatannya masih koordinator sekretariat maka yang memberhentikan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat sesuai dengan kewenangannya," ujar Gunawan kepada wartawan, Selasa (6/9).

Gunawan menjelaskan, Syamsu melakukan tindakan indisipliner. Gunawan menyebut Syamsu meminjamkan uang APBD ke Kepala Sekretariat Bawaslu Cianjut tanpa sepengetahuan. "Kan gini itu si Kasek Depok ternyata dia melakukan indisipliner, dia meminjamkan uang APBD itu ke Kasek Cianjur tanpa sepengetahuan siapa pun," ucapnya.

Gunawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada 2021. Bawaslu RI menurunkan tim pemeriksa untuk menelusuri dugaan penyelewengan dana setelah menerima laporan. "Terus akhirnya saya putuskan hentikan dari jabatannya. Itu saya perintahkan, memang saya yang perintahkan kan itu kewenangannnya Ketua Sekretariat Bawaslu Jawa Barat tapi atas laporan tersebut terus saya yang perintahkan untuk diberhentikan," jelas Gunawan.

Selain itu, dalam penyalahgunaan dana tersebut seorang bendahara juga terlibat. Namun, Gunawan menyebut bendahara itu merupakan pegawai Pemkot Depok. Sekarang sudah masuk ke ranah hukum, jadi biarkan kejaksaan yang menangani. “Maksud saya itu kan bukan pegawai Bawaslu. Itu pegawai Pemkot. Kita masih pinjam-pinjam dari Pemda, dari Pemkot. Itu pun yang saya berhentikan, saya kembalikan lagi ke Pemkot, kan pegawai Pemkot itu," sambungnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mengusut dugaan penyalahgunaan dana hibah APBD Depok oleh pegawai Bawaslu Depok. Dana hibah tersebut semestinya digunakan untuk pengawasan pelaksanaan Pilkada Depok namun uang tersebut diduga dipakai oleh pegawai Bawaslu untuk kepentingan pribadi.

"Ya benar, kami telah resmi melakukan penanganan terkait dengan dugaan penyalahgunaan dana hibah Bawaslu Kota Depok terkait dana hibah Bawaslu Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok tahun 2020," ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok Andi Rio Rahmat melalui keterangan yang didampingi  Kasubsi Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Alfa Dera, Senin (5/9).

Andi mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan bahan dan keterangan dalam kasus ini. Dia menyebut dana itu diduga disalahgunakan oknum Bawaslu untuk kepentingan pribadi berupa kegiatan hiburan malam. "Telah dilakukan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) karena sebelumnya didapatkan informasi uang hibah diduga digunakan untuk kepentingan pribadi serta untuk kegiatan hiburan malam," ujarnya.

Andi mengatakan, uang untuk pengawasan Pilkada Kota Depok tersebut diduga dilakukan oleh oknum kepala sekretariat Kota Depok. Uang itu, kata Andi, dicairkan dengan prosedur yang melawan ketentuan serta diduga dibantu oknum bendahara untuk penarikan tunai senilai Rp1,1 miliar tanpa sepengetahuan pimpinan Bawaslu Kota Depok.

"Uang yang diperuntukkan buat pengawasan pelaksanaan Pilkada Kota Depok tersebut, diduga ulah oknum kepala sekretariat Kota Depok digunakan untuk kepentingan pribadi dengan cara dicairkan dengan melawan prosedur keuangan dan oleh oknum bendahara diduga dilakukan penarikan tunai senilai miliaran rupiah yang tidak sesuai juknis (petunjuk dan teknis)," katanya.

Tak tanggung-tanggung, dana yang transfer oknum tersebut bernilai Rp1,1 miliar tanpa sepengetahuan jajaran pimpinan Bawaslu Kota Depok. Selanjutnya uang rakyat tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi serta untuk kegiatan hiburan malam.(JPC/arn)

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB
X