Kamis, 9 Februari 2023

Diksar Sekolah Se-Depok Harus Dievaluasi

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 08:05 WIB
AMAN : Sebanyak 101 siswa asal Kota Depok yang berhasil dievakuasi dari terjebaknya di Curug Kembar, Cisarua Bogor. ALIF/RADAR BOGOR
AMAN : Sebanyak 101 siswa asal Kota Depok yang berhasil dievakuasi dari terjebaknya di Curug Kembar, Cisarua Bogor. ALIF/RADAR BOGOR

RADARDEPOK.COM – Pendidikan dasar (Diksar) yang menelan nyawa tiga siswa dan satu masih hilang saat di Curug Kembang, Cisarua Bogor, jadi sosorotan pemerintah kota (Pemkot) Depok. Diksar yang diterapkan SMPIT Al Hikmah, Kelurahan Tugu, Cimanggis mesti jadi pelajaran dan harus dievaluasi.

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, seluruh satuan pendidikan untuk tidak melakukan kegiatan diluar sekolah. “Kami mengingatkan kepada pihak sekolah baik SD maupun SMP, organisasi atau RT/RW yang ingin jalan-jalan juga bisa dihindari tempat-tempat yang rawan akan kebencanaan,” ungkapnya kepada Radar Depok, Kamis (13/10).

Menurut Imam, Pemkot Depok melalui, Dinas Pendidikan (Disdik) akan memberikan himbauan kepada sekolah untuk tidak melaksanakan kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) saat cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. “Kalau sekolah pasti akan dievaluasi oleh dinas pendidikan. Akan ada surat edaran terkait himbauan, agar tidak melaksanakan ke tempat yang rawan bencana,” ujarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=5zHEk11sR_4

Setelah mengetahui informasi yang beredar, dia mengaku, langsung mendatangi rumah salah satu siswa yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Hal itu dilakukannya untuk menyampaikan kepedulian Pemkot Depok terhadap warganya. “Tadi saya sudah kesana ya salah satu dari empat korban untuk dapat menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas peristiwa ini,” terang Imam.

Selanjutnya, beber Imam, empat siswa tersebut menjadi korban dalam bencana banjir di Kabupaten Bogor. Tiga diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia. Namun, satu korban lainnya belum ditemukan hingga berita ini ditayangkan. “Dan juga ada satu yang belum ditemukan, kami tetap ada yang stand by disana baik dari PMI maupun dari Tagana dan Dinas Pemadam kebakaran,” tuturnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari meminta, Disdik Kota Depok melakukan evaluasi kegiatan Diksar pada sekolah di Kota Depok yang kerap menelan korban jiwa. "Terkait kegiatan Diksar yang memakan korban jiwa, Dinas Pendidikan Kota Depok harus melakukan evaluasi kepada semua sekolah negeri dan swasta di Kota Depok," pintanya.

Yeti dengan tegas meminta, Disdik Kota Depok melakukan pengawasan terhadap sekolah swasta maupun negeri, yang masih melakukan kegiatan Diksar meski, cuaca ekstrim sedang melanda.

https://www.youtube.com/watch?v=3DYbTmxe8tI

"Dalam pelaksanaan kegiatan Diksar dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, dan  Dinas Pendidikan wajib melakukan pengawasan yang konsisten terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah negeri maupun swasta," tegas Yeti.

Selanjutnya, ungkap Yeti, Disdik Kota Depok harus menyusun batasan-batasan dalam kegiatan ekstrakulikuler yang dilakukan sekolah. Sehingga, tidak menimbulkan suatu peristiwa yang bisa saja menelan korban jiwa. "Dan menyusun aturan soal batasan-batasan dalam kegiatan ekstrakulikuler," tuturnya.

Meski begitu, dia turut berbela sungkawa atas kepergian tiga siswa Kota Depok yang ditemukan meninggal dunia dalam persitiwa banjir lintasan, di kasawan Cisarua, Kabupaten Bogor. "Sebelumnya, saya turut berduka cita atas musibah yang menimpa siswa SMPIT Al Hikmah semoga keluarga korban, diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini," ucap Yeti. (ger/rd)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Fahmi Akbar 

Editor: Fahmi Akbar

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB
X