3. Seks saat tidak dalam masa subur
Untuk cara yang satu ini, Bunda bisa mengandalkan kalender masa subur baik dengan catatan manual ataupun bantuan aplikasi. Catat setiap kali Bunda menstruasi agar terlihat perkiraan masa subur dan masa tidak subur.
Melakukan di masa tidak subur adalah salah satu cara berhubungan intim agar tidak hamil, Bunda.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, dengan melacak dan mencatat informasi siklus menstruasi Bunda di kalender maka dapat memprediksi lebih baik kapan mungkin berovulasi atau masa subur.
Bunda yang memiliki siklus menstruasi teratur berovulasi sekitar dua minggu sebelum datangnya haid. Lebih sulit untuk memprediksi ovulasi pada wanita dengan siklus tidak teratur tapi biasanya terjadi 12 hingga 16 hari sebelum dimulainya periode berikutnya.
Catat kapan masa subur sehingga Bunda dan suami bisa menjadwalkan seks di luar periode ovulasi. Ada juga beberapa aplikasi yang dapat membantu pelacakan yang bisa dimanfaatkan, Bunda.
“Jika jarang melakukan hubungan intim, ini memberi tahu Anda kapan harus melakukannya,” papar James Goldfarb, MD, direktur layanan infertilitas di Cleveland Clinic, Cleveland, dikutip dari WebMD.
4. Posisi seks yang mengurangi risiko hamil
Cara selanjutnya untuk mencegah kehamilan adalah dengan memilih posisi seks yang tepat agar tidak hamil.
“Sepengetahuan saya, tidak ada posisi atau tindakan seksual untuk mengurangi kemungkinan pembuahan, apalagi mencegahnya sama sekali, karena sudah melakukan penetrasi,” ujar Dr. Donnica Moore, selaku ahli kesehatan seksual dan kesuburan, seperti dilansir dari Yahoo International.
Meski demikian, Moore menambahkan kalau para ahli sebagian besar setuju kemungkinan akan hamil lebih besar jika sperma keluar dekat dengan jalur menurun ke serviks pasangan. Jadi, ada kemungkinan posisi seks yang bisa mengurangi kemungkinan hamil. (rd)
Sumber : Jawa Pos