RADARDEPOK.COM-Ki Braja Bada Tubi dalam bidang Konsultan Spritual bukan nama yang asing, apalagi dikalangan selebritis hingga kalangan pengusaha. Dirinya memang senang memberikan motivasi ataupun edukasi serta bimbingan tentan spiritual, baik spiritual secara keagamaan, baik spiritual secara kebudayaan, baik spiritual secara kepercayaan, dan lain-lain seperti itu.
Menekuni profesi ini sejak 2013 hingga 2025, Ki Braja Bada Tubi memiliki pelayanan konsultasi beda dari yang lain. Ia tidak langsung mengeksekusi klien atau pasiennya meski bisa membaca atau menerawang kebutuhan si pasien.
Baca Juga: Rutan Depok Beri Layanan Pendidikan Kejar Paket Buat Warga Binaan
“Saya tidak tahu secara detail apa perbedaannya. Intinya, di pelayanan saya itu sangat berbeda. Karena di pelayanan saya itu, mengedepankan konsultasi sebelum mengambil jasa,” jelasnya.
Ki Braja Bada Tubi menerangkan, pasien atau klien diwajibkan untuk konsultasi. Dengan konsultasi itulah akan mencari solusi dan jalan keluar. Sebab dengan konsultasi bisa diketahu titik masalah dimana dan apa saja.
Baca Juga: Serunya Bermain dengan Domba-Domba Lucu di Wisata Bukit Domba Sentul
Nantinya disela-sela konsultasi Ki Braja Bada Tubi akan memberikan suatu bimbingan atau solusi yang menjadi jawaban masalah si pasien atau keluhan si pasien itu tadi.
“Jadi intinya di saya, pelayanan di saya itu mengedepankan konsultasi terlebih dahulu sebelum mengambil jasa pelayanan seperti itu,” tambahnya.
Baca Juga: Fanny Fatwati Putri Tolak Rencana Pemkot Depok Hapus Program UHC, Begini Alasannya
Soal prosedur praktik pelayanan Ki Braja Bada Tubi, setiap wajib membuat janji untuk menentukan jadwal pertemuan langsung dengan Ki Braja Bada Tubi. Jam praktek di buka setiap hari, dan di mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Terkecuali hari Jumat, karena tutup pelayanan.
Banyak pasien dengan ragam permasalahan melakukan konsultasi dengan Ki Braja Bada Tubi. Mulai dari asmara, rumah tangga, misalnya yang rumah tangganya yang berantakan, atau rumah tangga yang cek cok, atau percarian hingga ke pengadilan, atau pacar yang putus, atau pacar yang ghosting, atau dikhianati, diselingkuhi, ditikung, dan lain-lain.
“Banyak, 90 persen itu tentang kasus asmara. Yang lainnya itu seperti bisnis, karir, pelarisan, terus untuk minta jabatan, bahkan pendaftaran PNS, TNI, Polisi, itu pun juga melibatkan saya untuk meminta di back up jarak jauh, atau di back up di balik layar,” terang Ki Braja Bada Tubi.
Soal biaya atau tarif, pasien tak perlu khawatir. Ki Braja Bada Tubi mematok harga yang cukup terjangkau, cukup dengan Rp150 ribu sudah bisa melakukan konsultasi. Tapi harga tersebut belum dengan jasa dari Ki Braja Bada Tubi.