satelit

Ribuan APK di Kecamatan Sawangan Depok Mau Dimusnahkan

Sabtu, 17 Februari 2024 | 07:00 WIB
Ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) yang akan dititipkan sementara waktu ke Unit Pengelola Sampah (UPS) Cinangka, Sawangan, Kota Depok, Jumat (16/2). (ALDY RAMA/RADAR DEPOK)

RADARDEPOK.COM Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024 di wilayah Kecamatan Sawangan, Kota Depok, telah dilakukan saat masa tenang. Ditotalkan lebih dari 4.000 APK ditertibkan, yang akhirnya dikumpulkan di pelataran kantor Kecamatan Sawangan.

Baca Juga: Polres Metro Depok Beri Pelayanan Kesehatan Buat Petugas Pemilu, Ini yang Dilakukan

Setelah dikumpulkan, ribuan APK tersebut kemudian dipindahkan untuk sementara waktu ke UPS Cinangka, Sawangan, pada Jumat (16/2). Rencananya, APK yang terkumpul itu akan ditempatkan di Bank Sampah Induk Harum Depok.

Berkaitan dengan pemusnahan dan lain sebagainya, untuk sementara ini pihak yang berwenang akan menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan.

Rencananya, ribuan APK yang ditertibkan itu ingin kami pindahkan ke Bank Sampah Induk Harum Depok, yang terletak di Jalan Merdeka, Sukmajaya,” ungkap Koordinator Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kecamatan Sawangan, Abdul Karim, Jumat (16/2).

Baca Juga: Pengawalan Pemilu, Kapolres Metro Depok Pantau Proses Penghitungan Suara : Langung Turun ke TPS dan KPU

Ketika ingin dipindahkan ke Bank Sampah Induk Harum Depok, sambung dia, ternyata kapasitas sampah yang ada di sana overload. Sehingga, APK tersebut dititipkan lebih dulu ke Unit Pengelola Sampah (UPS) di Cinangka, Sawangan, berdasarkan perintah dari pimpinan.

Untuk sementara ini APK tersebut kami titipkan ke UPS Cinangka. Untuk langkah selanjutnya, kami akan menunggu arahan kembali dari pimpinan,” terang Abdul Karim.

Baca Juga: Berada di Kaki Gunung Tangkuban Perahu, Curug Layung Camp Tempat yang Asyik Buat Camping

Diharapkan, kata Abdul Karim, ruang di Bank Sampah Induk Harum Depok tersebut dapat kembali menampung sampah. Sehingga, sampah yang sebelumnya dititipkan di UPS Cinangka, dapat segera dipindahkan.

Kami tinggal tunggu arahan kembali dari pimpinan. Entah akan ada pemusnahan atau bagaimana,” tutup Abdul Karim. ***

Tags

Terkini