RADARDEPOK.COM – Keluhan warga terkait putusnya akses Jembatan Penghubung Pasir Putih dan Cipayung di Jalan Mawar, RT3/4 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, akibat genangan air yang tak kunjung surut, akhirnya direspon Pemkot Depok, Selasa (30/4).
Rencananya, Pemkot Depok akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan warga tersebut. Dari jangka pendek hingga jangka panjang. Seperti halnya pelebaran sungai di sekitar TPA Cipayung, yang diduga menjadi penyebab utama banjir tak kunjung surut.
Selain itu, peninggian terhadap badan jembatan penghubung juga menjadi rencana Pemkot Depok, untuk menangani permasalah pada akses warga yang terputus akibat genangan air selama lima bulan tersebut.
Menanggapi hal ini, Ketua RT3/4 Pasir Putih, Tabroni mengaku senang, karena Pemkot Depok telah merespon apa yang menjadi keluhan warga setempat, terkait putusnya jembatan penghubung karena genangan air yang tak kunjung surut selama lima bulan terakhir.
“Alhamdulillah ya saya turut senang, jika permohonan warga ini dipenuhi oleh Pemkot Depok,” tutur Tabroni kepada Radar Depok, Rabu (1/5).
Baca Juga: Pansus DPRD Berikan Sejumlah Rekomendasi dari LKPJ Walikota Depok Anggaran 2023, Berikut Isinya!
Pada intinya, sambung Tabroni , warga hanya meminta agar aksi Pemkot Depok nantinya ini dapat mengembalikan fungsi jembatan penghubung tersebut, yang sudah terputus akibat genangan air yang tak kunjung surut, agar dapat dilalui kendaraan kembali.
“Keinginan kami jembatan tersebut dapat dilalui kembali, kalau bisa sih dibongkar dan dikaji kembali, agar genangan air di jembatan penghubung ini tidak terulang kembali. Karena bagi kami, jembatan penghubung ini merupakan jalan alternatif yang seharusnya dapat dilalui masyarakat pada umumnya,” kata Tabroni.
Karena menurut Tabroni, jika jembatan penghubung tersebut tidak dibongkar dan dikaji kembali. Maka tidak akan ada perubahan yang signifikan. Karena air yang melintasi jembatan tersebut kini tidak melalui kolong, melainkan badan jembatan. Sehingga, air yang melintas itu menutupi seluruh badan jembatan penghubung, dengan ketinggian rata-rata 1 meter.
Berkaitan dengan realisasi di jembatan penghubung tersebut, Tabroni mengaku, hingga saat ini warga setempat belum mendapat kepastian dari Pemkot Depok, kapan penanganan jembatan penghubung itu akan dilaksanakan.
“Yang jelas kami ingin aksi nyata Pemkot Depok itu terealisasi secepatnya. Kalau bisa tahun ini ya tahun ini, bulan depan atau secepatnya itu lebih baik. Karena kami hanya mengharapkan akses warga ini dapat segera dilalui seperti sedia kala. Kalau tak segera dilaksanakan, ya jalan ini tidak akan pernah bisa dilalui kembali, mau menunggu sampai kapan?,” tutur Tabroni.
Baca Juga: Lapas Cibinong Skrining Hepatitis B Petugas dan Warga Binaan
Sebelumnya, Sekda Kota Depok, Supian Suri meninjau langsung lokasi longsor yang menjadi penyebab utama banjir di kawasan tersebut, Selasa (30/4).