RADARDEPOK.COM–Masyarakat yang bertempat tinggal di RW9 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, mengikuti pelatihan Rumah Pangan Lestari (RPL), bertempat di aula kelurahan pada akhir pekan kemarin.
Pelatihan RPL tersebut, merupakan lanjutan dari Program Kampung Cerdas Ramah Keluarga (Kampung Caraka) tahun 2023. RW9 Curug, merupakan lingkungan yang ditunjuk sebagai Lokasi Khusus (Lokus), yang menjalankan bagian dari program tersebut.
Narasumber sekaligus penyuluh pertanian Kecamatan Bojongsari, Ahmad Sukardi menerangkan, pelatihan rumah pangan lestari ini, merupakan salah satu program Kampung Cerdas Ramah Keluarga (Kampung Caraka).
“Pelatihan ini dilakukan dengan pembinaan dan pendampingan, agar warga yang bertempat di Lokus RW9 Curug mampu membangun pertanian di rumah mereka,” tutur Ahmad Sukardi, Minggu (2/6).
Dalam pelatihan yang berlangsung, Ahmad Sukardi mengatakan, pihaknya juga mengupayakan agar masyarakat yang ingin bertani, untuk memanfaatkan lahan rumah yang ada di sekitar pekarangan dengan semaksimal mungkin.
Baca Juga: Resep Soto Tulang Kuah Merah Ala Chef Rudy Enak Bikin dan Nagih, Ide Olahan Menu Idul Adha
“Pemanfaatan lahan ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Seperti galon, kemasan air mineral, kemasan minyak, dan lain sebagainya. Itu bisa digunakan untuk media tanam, karena ini dapat memaksimalkan lahan-lahan pekarangan yang ada,” kata Ahmad Sukardi.
Selain itu, para peserta juga dilatih untuk bisa memanfaatkan limbah dapur, yang dimanfaatkan kembali untuk pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Salah satunya, bisa menggunakan bahan dari nasi basi.
“Jadi, nasi basi yang tadinya menjadi limbah itu bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk dengan ditambahkan beberapa bahan, untuk menyiram tanaman sayur dan lainnya,” jelas Ahmad Sukardi.
Diharapkan, sambung dia, tiap-tiap rumah warga di Lokus RW9 Curug menerapakan pelatihan yang diberikan, sehingga memiliki tanaman yang produktif. Misalnya sayur-sayuran, untuk ketahanan pangan keluarga sekaligus juga untuk menekan angka stunting yang ada di lingkungan.
“Tujuan pelatihan ini, agar Kader Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di RW9 ini bisa menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Yang nantinya, produk atau hasil dari pertanian itu dilanjutkan dengan kerjasama kepada Kader Posyandu, untuk dibagikan kepada anak-anak terdampak stunting,” jelas Ahmad Sukardi.
Sementara itu, Kasi Ekbang Kelurahan Curug, Wendy Noor menjelaskan, rangkaian program kegiatan pelatihan RPL ini merupakan lanjutan dari program yang sama di tahun 2023. Dan RW9 Curug ini, menjadi Lokus untuk pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Luar Biasa! Milenial PNM Berbagi Asa Bersama Siswa SLB Rawinala, Intip Keseruannya