RADARDEPOK.COM–SMP Negeri 29 Depok kembali menorehkan prestasi membanggakan dari peserta didiknya, pada lomba Mobile Legend tingkat Jabodetabek, yang dilaksanakan pada SMK Wira Buana.
Dalam hal ini, SMPN 29 Depok mengirimkan beberapa siswanya yang tergabung dalam tiga Tim e-sports yang bernama Serong Strong dan melawan berbagai sekolah yang berada di Jabodetabek.
Baca Juga: Jam Malam di Depok Bergulir, Qonita Lutfiyah : Baik untuk Disiplin Anak-anak
Humas SMPN 29 Depok, Eka Widiastuti, sekolah mengirimkan tiga tim untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis para siswa dalam bermain game, tetapi juga mencerminkan kerja sama tim, strategi, dan ketahanan mental yang kuat.
“SMPN 29 mengirimkan 3 tim, 1 tim gugur di babak penyisihan, 1 lagi gugur di babak semifinal, dan Tim Serong Strong mampu bertahan dan masuk final hingga akhirnya meraih juara pertama,” kata dia kepada Harian Radar Depok, Senin (3/6).
Baca Juga: Yuk Intip Aksinya! Sambut HUT ke 79 Bhayangkara, Anggota Polsek Cinere Bersihkan Rumah Ibadah
Menurut dia, lomba ini bertujuan dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang e-sport sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman saat ini.
Selain itu, kompetisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan semangat berkompetisi secara positif, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan tanggung jawab.
“Kami ingin menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya dapat diraih dalam bidang akademik, tetapi juga non-akademik,” kata dia.
Baca Juga: Transjabodetabek Rute Sawangan Depok-Lebak Bulus Resmi Beroperasi
Keberhasilan Tim Serong Strong diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi mereka. Selain itu, para pemenang juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam hal disiplin, kerja keras, dan semangat juang.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus mengembangkan potensinya, baik di bidang e-sport maupun bidang lainnya,” ujar dia.
Prestasi ini juga membuka peluang bagi siswa SMPN 29 Depok untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Sekolah berharap agar siswa-siswi dapat mengelola potensi mereka dengan bijak, menjadikan e-sport sebagai wadah pembelajaran yang positif dan membangun masa depan yang gemilang.
“Semoga keberhasilan ini membuka peluang untuk berkompetisi di tingkat provinsi, maupun nasional,” ujar dia.