RADARDEPOK.COM—Sorak sorai pecah di Gelanggang Olahraga Mahakam, Depok Timur, saat peluit panjang dibunyikan. Tim mini soccer SDN RRI Cisalak memastikan diri sebagai juara pertama ajang tingkat Kecamatan Sukmajaya 2026, setelah melewati rangkaian pertandingan yang penuh tekanan dan persaingan ketat.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil akhir di papan skor. Bagi tim muda asal Cisalak tersebut, gelar juara menjadi puncak dari perjalanan panjang yang dibangun melalui latihan rutin, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan yang terus dipupuk sejak awal.
Baca Juga: Terima Tim Kemenko Perekonomian, Kadin Depok Usulkan Bentuk Perda Investasi
Sejak fase penyisihan, SDN RRI Cisalak sudah menunjukkan karakter permainan yang berbeda. Mereka tampil tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga kekompakan tim yang terjaga di setiap lini. Alur permainan yang rapi, komunikasi antarpemain, serta keberanian dalam mengambil keputusan menjadi kekuatan utama yang sulit dipatahkan lawan.
Langkah mereka semakin teruji saat memasuki babak semifinal. Berhadapan dengan SDN Mekarjaya 21 yang dikenal memiliki permainan cepat dan agresif, tim Cisalak mampu meredam tekanan dengan strategi yang disiplin.
Permainan kolektif yang terorganisasi membuat mereka mampu mengontrol tempo dan mengunci kemenangan, sekaligus memastikan satu tempat di partai final. Atmosfer pertandingan mencapai puncaknya saat laga final mempertemukan SDN RRI Cisalak dengan SDN Mekarjaya 14. Sejak menit awal, pertandingan berjalan dalam tensi tinggi. Kedua tim saling menekan dan berupaya mendominasi permainan.
Namun, ketenangan menjadi pembeda. Anak-anak Cisalak tampil lebih sabar dalam membangun serangan dan disiplin menjaga lini pertahanan. Koordinasi yang solid serta kemampuan membaca permainan membuat mereka perlahan menguasai jalannya laga hingga akhirnya memastikan kemenangan yang mengantarkan mereka ke podium tertinggi.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat peran penting pelatih Usep Sujana, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), yang secara konsisten membina tim. Ia menanamkan tidak hanya teknik bermain, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, serta mental bertanding yang kuat.
“Alhamdulillah, ini hasil dari kerja keras anak-anak. Mereka berlatih dengan sungguh-sungguh dan mampu menjaga fokus di setiap pertandingan. Kemenangan ini milik mereka,” ujar Usep Sujana dengan penuh rasa syukur usai laga final.
Baca Juga: Program Gentengisasi Pulihkan UMKM Genteng Purwakarta
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan tim adalah kemampuan menjaga konsistensi permainan, terutama saat menghadapi tekanan di laga-laga penting.
“Kami selalu menekankan agar anak-anak bermain sebagai tim, bukan individu. Saat mereka saling percaya, permainan menjadi lebih hidup dan terarah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN RRI Cisalak, Arif Suryadi, turut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para siswa. Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang tidak instan, melainkan melalui tahapan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
SDN RRI Cisalak Depok Berikan Pemahaman SPMB Bagi Orang Tua Murid Kelas 6
SDN RRI Cisalak Depok Jadikan Perjusa Sebagai Pembentukan Generasi yang Berkarakter
Peringatan Maulid Nabi di SDN RRI Cisalak Berlangsung Meriah, Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah
Ramadan di SDN RRI Cisalak Jadi Momentum Pendidikan Karakter : Ajak Siswa Berbagi 300 Takjil dan Santuni Puluhan Yatim