RADARDEPOK.COM – Rehab yang dilakukan warga RW1 Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, terhadap tempat Pemakaman Pusara Abadi, di Perumahan Sawangan Elok kini sudah berjalan sekitar 60 persen, Rabu (4/6).
Renovasi yang dibangun dengan konsep nuansa Bali itu ditarget rampung secara keseluruhan pada Sabtu (7/6). Tinggal memasang gapura sebagai pintu utama, serta melengkapi paving block yang hanya tersisa beberapa meter saja.
“Ini merupakan lanjutan dari renovasi pemakaman dengan konsep nuansa Bali. Proses yang berjalan kini sudah sekitar 60 persen,” beber Ketua RW1 Duren Mekar, Abdul Wahid kepada Radar Depok, Rabu (4/6).
Baca Juga: Yuk Intip Aksinya! Sambut HUT ke 79 Bhayangkara, Anggota Polsek Cinere Bersihkan Rumah Ibadah
Adapun tahap yang tengah berjalan pada proses renovasi mencakup pengecoran, pemasangan paving block, serta menunggu gapura yang kini tengah dalam proses pencetakan yang kemudian akan dipasang.
“Total panjang akses makam yang direnovasi itu sekitar 150 meter. Dibagi menjadi dua. Paving block 120 meter dan pengecoran 30 meter. Kemudian untuk lebarnya, dari yang sebelumnya 1,4 meter menjadi 5,5 meter. Semua sedang dalam proses pengerjaan dan tersisa panjang 32 meter lagi yang mesti dipasang paving block,” beber Abdul Wahid.
Berbeda dengan hari biasanya, Abdul Wahid mengungkapkan, pada kegiatan kerja bakti kali ini, RW1 Duren Mekar turut menggandeng warga Kelurahan Duren Seribu, mengingat area makam seluas 2,5 hektar itu juga berbatasan dengan Kelurahan Duren Seribu.
Baca Juga: Warga Menjerit! Longsor Jalan Raya Pitara Mengancam Pengendara
“Karena selain mempercantik Pemakaman Pusara Abadi, kami ingin menciptakan kebersamaan yang diharapkan selalu terjalin dengan hangat, meski berbeda wilayah,” tutur Abdul Wahid.
Adanya gotong royong tersebut, Abdul Wahid berharap, ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi warga lain, khususnya RW1 Duren Mekar. Artinya, warga diharapkan juga turut andil dalam berbagai kegiatan di lingkup masyarakat.
“Kami selalu ingin warga turut andil dalam kegiatan di lingkungan. Jangan hanya menonton saja. Tetapi turun ke lapangan dan gotong royong membenahi lingkungan,” ujar Abdul Wahid.
Di lokasi yang sama, Pengurus Pemakaman Pusara Abadi, Rifqi mengatakan, ini merupakan program kerjasama antara pengurus RW1 Duren Mekar dan pengurus Pemakaman Pusara Abadi. Dan ini merupakan program yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.
“Selain perapihan makam, kami juga melakukan pendataan jumlah makam serta luas tanah kosong untuk digunakan ahli kubur yang dimakamkan. Dan setelah kami data, ternyata masih ada sisa 7.000 meter persegi lahan yang masih kosong. Dan itu dapat digunakan untuk memakamkan 2.500 jenazah,” terang Rifqi.
Kemudian, sambung Rifqi, selain mempercantik pemakaman. Ke depannya, pihaknya juga akan memasangan sejumlah lampu di sekeliling Pemakaman Pusara Abadi. Ini sejalan dengan tujuan agar tempat pemakaman terkesan lebih cantik.