Selasa, 7 Februari 2023

DPAPMK Tangani Korban-Pelaku Sampai Sembuh

- Jumat, 8 Juni 2018 | 11:06 WIB
DEPOK - Kasus kekerasan seksual terhadap siswa di salah satu Sekolah Dasar (SD) Kota Depok, sudah ditanggani Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Depok. Sebelum, orang tua korban melaporkan oknum guru asusila diamankan Polresta Depok, Rabu (6/6). Kepala DPAPMK Depok, Eka Bachtiar mengatakan, kasus ini sudah ditanggani oleh DPAPMK melalui Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Anak dan Perempuan (P2TP2A). Kasus ini kata dia, pertama kali diketahui oleh tim spikolog P2TP2A, dan berkoordinasi dengan pihak DPAPMK Depok langsung ditanggani melalui parenting terhadap korban dan pelaku. Menurutnya, kasus ini tak dilaporkan kepada pihak berwajib , dikarenakan memikirkan para korban yang masih duduk di kelas 6 sekolah dasar. Apalagi saat itu akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada 22 April lalu. Kami sampai memikirkan lebih jauh agar si anak yang jadi korban mau ikut UN. Itu keputusan kami tapa ada trauma kepada anak dalam mengikuti ujian nasional, kata Eka didampingi Kepala Bidang  Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Depok, kepada Radar Depok, Kamis (7/6). Penanganan yang dilakukan P2TP2A di sekolah dasar, dengan memberikan konseling yang diberikan oleh tim spikolog anak. Termasuk kepada sang guru yang melakukan pelecehan tersebut. Dengan dilakukan penanganan awal ini. Pertama, bisa menambah informasi yang sudah disampaikan salah satu korban. Kedua, pencegahan korban tak banyak dengan dilakukan konseling parenting secara prefentif. Ketiga, membuka orang tua dan tenaga pendidikan untuk melindungi anak di sekolah. Menurut dia, penanganan kasus ini sudah dibicarakan secara paripurna. Di mana korban dan pelaku ditangani, sehingga hingga kini masih berlangsung. “Korban ini sudah menyebutkan korban lainya dan spikolog sudah berkoordinasi dengan orang tua korban. Namun orang tua korban belum mau berkonsultasi dengan kita. Dalam hal ini kita siap untuk konseling hingga sembuh,” kata dia. Sementara, Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Octavia mengungkapkan, terkait adanya laporan pihak orang tua korban. Dia menilai sah-sah saja dilaporkan, karena hak mereka. Namun, tegas dia, kasus ini akan diselesaikan oleh tim P2TP2A, sebab setiap kasus yang ditanggani sampai selesai. “Bahkan kami memberikan pendampingan hukum bagi korban, itu kami disediakan. Kami di P2TP2A sangat menjaga kondisi anak dan spikologis anak, makanya kami sangat hati-hati,” tuturnya. DPAPMK, kata Yulia siap membantu jika ada pro aktif dari anak dan orang tua korban. Pelaku juga di tangani, kalau proses hukum silakan sesuai jalur hukum. “Tapi kami meminta tim spikolog  dijadiwalkan untuk terapi terhadap pelaku, sehingga pelaku sembuh,” tandasnya.(irw)

Editor: redaksi01

Tags

Terkini

Panglima TNI Pimpin Upacara Alih Kodal PPRC TNI

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:25 WIB

Dinkes Bersama PERSAGI Periksa Gizi Anak di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:45 WIB

PKK Kelurahan Cimpaeun Dorong Posyandu Lebih Kreatif

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:25 WIB

16 Pesantren di Depok Punya Produk Sendiri

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:10 WIB

Polisi Buru Penganiaya Anak Kandung di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:30 WIB

Akulturasi Cina Sumbang Keragaman Budaya Indonesia

Senin, 6 Februari 2023 | 22:21 WIB

RW14 Bojongsari Depok Galakan PHBS

Senin, 6 Februari 2023 | 19:14 WIB

Kelurahan Mampang Depok Siap Songsong Pemilu 2024

Senin, 6 Februari 2023 | 11:00 WIB
X