Kamis, 9 Februari 2023

Di Depok, Blanko e-KTP Kurang 61.207 Keping

- Senin, 16 Maret 2020 | 10:25 WIB
PEREKAMAN DATA : Warga saat melakukan perekaman data KTP-el di Kantor Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Depok yang sudah merekam e-KTP tapi belum dapat blanko-nya harus terus banyak sabar. Kemarin (15/3), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Depok mencatat, masih ada 61.207 warga yang belum dicetak e–KTP. Padahal, di 2020 Kota Depok menerima blanko e–KTP sebanyak 71.000 keping. Sekretaris Disdukcapil Kota Depok, Hendry Mahawan mengatakakan, di  2019 masih ada 109.606 warga yang sudah melakukan perekaman, namun belum memiliki e-KTP. Di tahun 2020 Disdukcapil Kota Depok, menerima blanko e–KTP sebanyak 71.000 Keping. Blanko tersebut masih kurang banyak. “Yang belum rekam di Desember 2019 ada 4.684 orang,” kata Hendry, kepada Radar Depok, Minggu (15/3). Mantan Camat Cimanggis ini menyebut, dengan jumlah blanko dan kebutuhan yang ada, saat ini masih ada sebanyak 61.207 warga yang belum dicetak e–KTPnya. Karena blanko sudah habis digunakan untuk mencetak perekaman di 2019. “Tentunya jumlah blanko yang kita terima masih kurang untuk memenuhi kebutuhan Depok,” bebernya. Dia menambahkan, pihaknya juga sudah mengusulkan agar, Depok kembali diberikan blanko. Kemungkinan dalam waktu dekat blanko tersebut akan dikirim ke Depok. “Mungkin satu sampai dua minggu lagi ada blanko tambahan,” tegasnya. Sementara sambil menunggu blanko e-KTP, Disdukcapil akan menghadirkan mesin ADM. Mesin ini untuk mempercepat proses pelayanan masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan pembuatakan akta kelahiran, akta kematian, e-KTP, dan Kartu Keluarga (KK). Hendry mengusahakan, agar mesin ADM tersebut dapat tersedia di Depok di tahun ini. “Rencanannya mesin ini akan didatangkan pada akhir 2020,” ujar Hendry. Keberadaan mesin ini sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan masyarakat. Apalagi, Pemerintah Pusat sudah mewajibkan setiap daerah untuk menggunakan mesin ini. “ Sudah ada instruksi dari atas untuk mengadakan mesin ini,” tuturnya. Dia menjelaskan, nantinya di Depok akan dibuat empat gerai mesin ADM yang diletakan di pusat perbelanjaan. “ Mungkin akan ditaruh di mal Margo City, Depok Town Square dan mal – mal lain,” bebernya. Untuk merealisasikan rencana tersebut, ucap Hendry, pihaknya akan mengajukan pembelian mesin ADM melalui Anggaran Perubahan APBD Kota Depok tahun 2020.“Perubahan akan dilakukan pada Agustus 2020 ini,” katannya. Hendry menambahkan, pihaknya akan mengajukan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk memboyong empat unit mesin ADM ke Depok. Satu unitnya seharga Rp250 Juta. Mesinnya sudah tersedia, tinggal nunggu anggarannya saja. “Kalau sudah disetujui, langsung kami pasang di Depok,” terangnya. Menurutnya, mekanisme pengguanaan mesin tersebut nanitnya akan sangat mudah. Masyarakat hanya memasukan kode yang diberikan Disdukcapil ke dalam mesin dan mencetak surat yang dibutuhkan. Dalam hitungan menit, surat tersebut langsung diterbitkan dari mesin itu. “Nantinya akses kode pelayanan mesin ADM ini bisa diambil hanya dengan mengakses aplikasi Depok Single Window (DSW). Setelah kodenya keluar baru masyarakat bisa mencetak kartu atau surat yang dibutuhkan di mesin ADM,” bebernya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Depok, Asloeah Madjri mengatakan, mesin ADM ini merupakan mesin pencetak surat yang bekerja seperti mesin ATM. Dengan adanya mesin itu, pencetakan surat seperti akte maupun KK menjadi lebih mudah dan cepat. “Dengan adanya mesin ADM ini, masyarakat tidak perlu repot – repot ke kantor Disdukcapil atau ke kelurahan untuk mencetak surat atau kartu,” singkat Lulu -sapaan akrab Asloeah Madjri-. (rd)   Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra) Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Depok Targetkan Penghargaan Kota Sehat Tertinggi

Rabu, 8 Februari 2023 | 19:09 WIB

Delapan Petugas Haji Depok Lolos Seleksi

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:30 WIB

TP PKK Serua Jauara Lomba Vlog Tingkat Kota

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:30 WIB

TP PKK Kelurahan Kukusan Perangi Stunting

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:46 WIB

Serunya Virtual Natu – Run Universitas Indonesia

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:31 WIB

Ini Upaya Kader Kukusan Depok Cegah Stunting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:22 WIB

PN Depok Janji Konsisten Jauhi Suap dan Gratifikasi

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:56 WIB
X