Senin, 30 Januari 2023

Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19 : RSUD Depok Sediakan 10 Ton Tabung Oksigen

- Kamis, 2 Desember 2021 | 22:14 WIB

RADARDEPOK.COM, DEPOK - Langkah antisipatif perlu dilakukan baik dari masyarakat, fasilitas kesehatan, hingga pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga Covid-19. Seperti yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, yang telah menyediakan 10 ton tabung oksigen guna menghindari kelangkaan oksigen.


Direktur Utama RSUD Kota Depok, Devi Maryori mengatakan, pada gelombang kedua Juli 2021, pihaknya sempat mengalami kelangkaan suplai tabung oksigen untuk pasien katagori berat. Belajar dari pengalaman itu, RSUD sudah menyiapkan oksigen tambahan.


"Kami telah bersiaga mengantisipasi terkait adanya gelombang ketiga penularan Covid-19, salah satunya dengan menyediakan tabung oksigen sebanyak 10 ton," ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (2/12).


Devi mengungkapkan, ketika kasus tengah tinggi-tingginya pada gelombang kedua, 10 ton oksigen saja hanya bisa digunakan tiga hingga empat hari. Hal ini disebabkan lantaran kebutuhan yang cukup tinggi.


"Karena percepatan pertambahan kasus dan kegawatan (gelombang kedua) lebih urgent daripada sebelumnya. Untuk saat ini, 10 ton oksigen bisa sebulan tahannya," ucapnya.


Devi menuturkan, nantinya 10 ton oksigen yang dimiliki RSUD Kota Depok akan dialirkan ke ruangan perawatan pasien yang membutuhkan tekanan oksigen tinggi. Lalu, RSUD Kota Depok telah memiliki alat oksigen konsentrator kapasitas 10 ton untuk penanganan pasien Covid-19.


"Kami memiliki alat konsentrator sebanyak 30 alat, jadi udara dilingkungan sekitar dapat langsung digunakan," bebernya.


Saat ini RSUD Kota Depok memiliki berbagai stok tabung oksigen mulai dari tabung 1 meter kubik, 6 meter kubik, 7 meter kubik, 10 meter kubik, dan 175 meter kubik. "Tabung 1 meter kubik terdapat 29 unit, tabung 6 meter kubik sebanyak 160 unit, tabung 7 meter kubik itu 20 unit, tabung 10 meter kubik yaitu 57 unit, dan tabung 175 meter kubik ada 10," ucapnya.


Disamping oksigen, SDM seperti dokter, perawat, obat, dan fasilitas penunjang sudah disiapkan untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan penularan Covid-19. Devi menjamin ke depan, peristiwa langkanya oksigen tak akan terulang kembali, lantaran sudah menjalani kontrak dengan produsen oksigen.


"Antisipasi juga harus dilakukan dari masyarakat, seperti tidak lalai menaati protokol kesehatan 6M, serta vaksinasi bagi yang belum sama sekali maupun belum lengkap," katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Apel Akbar di Depok, 11 Ribu Warga NU Jaga Toleransi

Senin, 30 Januari 2023 | 01:54 WIB

Smartfen WOW 100% Depok Dukung Digitalisasi UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 01:47 WIB

Ketua PKK Kelurahan Cimpaeun Dilantik

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:29 WIB

Walikota Sebut Angklung Lebih Baik Daripada Lato-Lato

Sabtu, 28 Januari 2023 | 00:12 WIB

PresGo Camp Asah Kemampuan Siswa SD

Jumat, 27 Januari 2023 | 21:02 WIB

Sukatani Bakal Jalankan 54 Pembangunan di 2023

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:45 WIB

Kakak Beradik jadi Korban Kebakaran di Bojonggede

Jumat, 27 Januari 2023 | 02:16 WIB

Imigrasi Depok Tingkatkan Pelayanan

Jumat, 27 Januari 2023 | 01:59 WIB
X