Selasa, 7 Februari 2023

UPT PKB Depok Kekurangan Personel Uji KIR

- Rabu, 8 Desember 2021 | 21:44 WIB

RADARDEPOK.COM, DEPOK - UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok terus memberikan pelayanan kepada pemilik kendaraan guna melakukan uji KIR. Tetapi, dalam formasinya, terdapat kekurangan personel petugas.


Kepala UPT PKB Dishub Depok, Hadian Suryana mengatakan saat ini terdapat 13 personel yang bertugas melakukan uji kendaraan. Tetapi, jumlah tersebut dinilai masih kurang.


"Kami memaksimalkan yang ada untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di tengah masalah kekurangan SDM kami," ujarnya kepada Radar Depok, Rabu (8/12).


Hadian menerangkan, idealnya jumlah personel pada tiap tingkatan adalah lima orang berdasarkan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK). Untuk itu diperlukan penambahan penguji KIR dengan tingkat pengujian lebih tinggi dan berstatus PNS.


"Karena kondisi kita kekurangan, maka posisi mereka saya naikkan. Misalnya status pemula biarlah naik ke tingkat satu untuk saling mengisi," terangnya.


Menurutnya, pengujian KIR memiliki delapan tingkatan, namun di Kota Depok hanya mempunyai tujuh tingkat saja. Terdiri dari pembantu penguji, pemula 3 orang ASN, Tingkat 1 ada satu orang ASN, Tingkat 2 terdapat dua orang non ASN, Tingkat 3 yakni tiga orang ASN dan tiga Non ASN, Tingkat 4 tidak ada petugas, dan Tingkat 5 terdapat satu ASN.


Untuk dapat naik ke tingkat berikutnya, petugas perlu mengikuti pendidikan atau diklat tertentu. Setelah naik tingkat, tentunya tanggung jawab petugas semakin bertambah.


"Misalkan dari pemula dia naik ke Tahap 1, setelah itu barulah dia melakukan pra uji seperti memeriksa kendaraan, kondisi ban bagaimana, lampu sen, bodi, jok mobil bagi angkot, setiap apa yang dia perikea itu menghasilkan angka kredit," ucapnya.


Hadian menyayangkan, kondisi ini sebetulnya telah berlangsung sejak lama. Pihaknya telah mengajukan agar mendapatkan anggaran dari pemerintah untuk penambahan personel yang mumpuni.


"Kalau saya sih sudah mengajukan, cuma terkait anggaran pemerintah ini belum muncul. Bisa saja umpamanya lulusan D3 di Bekasi, Tegal, dan Bali saya tarik kerja disini, tetapi bagaimana dengan gajinya? Kan susah kalau dari anggarannya tidak ada," bebernya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

PN Depok Janji Konsisten Jauhi Suap dan Gratifikasi

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:56 WIB

Panglima TNI Pimpin Upacara Alih Kodal PPRC TNI

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:25 WIB

Dinkes Bersama PERSAGI Periksa Gizi Anak di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:45 WIB

PKK Kelurahan Cimpaeun Dorong Posyandu Lebih Kreatif

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:25 WIB

16 Pesantren di Depok Punya Produk Sendiri

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:10 WIB

Polisi Buru Penganiaya Anak Kandung di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:30 WIB

Akulturasi Cina Sumbang Keragaman Budaya Indonesia

Senin, 6 Februari 2023 | 22:21 WIB

RW14 Bojongsari Depok Galakan PHBS

Senin, 6 Februari 2023 | 19:14 WIB
X