Rabu, 8 Februari 2023

Ngeri, Kasus Kekerasan Anak di Depok Meningkat

- Minggu, 2 Januari 2022 | 20:17 WIB
RILIS : Kapolrestreo Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kasi Humas, saat menggelar rilsi akhir tahun, di Mapolrestro Depok, Jumat (31/12). ARNET/RADAR DEPOK
RILIS : Kapolrestreo Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kasi Humas, saat menggelar rilsi akhir tahun, di Mapolrestro Depok, Jumat (31/12). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ini menjadi alarm darurat bagi seluruh pihak. Generasi bangsa jadi taruhannya. Merujuk data Satreskrim Polrestro Depok periode 2021, kasus kekerasan yang melibatkan anak di Depok meningkat pada 2021. Hal ini jika dibandingkan pada 2020.


Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menuturkan, kasus anak memang meningkat, baik kekerasan ataupun pelecehan seksual. “Jumlah 2021 meningkat, ketimbang kasus pada 2020,” ungkap Imran saat melakukan rilis akhir tahun, di Mapolrestro Depok, Jumat (31/12).


Imran mengatakan, pada 2020 tindak kejahatan kekerasan maupun pelecehan seksual ada 125 kasus. Jumlahnya meningkat menjadi 134 pada 2021.


Pemicunya banyak ya, contohnya seperti guru ngaji kemarin, yang bersangkutan tinggal sendiri sementara istrinya diluar daerah jadi kesempatan itu juga banyak, kemudian kontrol yayasan sangat kurang,” kata Imran.


Lebih detail Imran mengatakan, peningkatan kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak terjadi pada Pasal 80 dan Pasal 82 UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.


Pasal 80 itu tentang kekerasan pada anak, meningkat dari 34 di tahun sebelumnya, menjadi 42 di tahun ini,” kata Imran.


Sementara untuk Pasal 82 yakni tindakan cabul pada anak meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 56 kasus menjadi 58 kasus pada tahun ini.


Imran pun berpesan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan lagi kewaspadaannya utamanya terhadap anak-anaknya agar tindakan kekerasan dan pelecehan seksual pada anak tidak terus bertambah di Kota Depok.


Lebih lanjut, Imran mengungkapkan, sepanjang 2021, angka kejahatan jalanan telah berhasil ditekan sebanyak 15 persen jika dibandingkan pada 2020. Meliputi begal, sampai pencurian kendaraan bermotor (curanmor). "Turun 15 persen, 2020 kan 895, 2021 ini 745 kasus," terangnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Delapan Petugas Haji Depok Lolos Seleksi

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:30 WIB

TP PKK Serua Jauara Lomba Vlog Tingkat Kota

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:30 WIB

TP PKK Kelurahan Kukusan Perangi Stunting

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:46 WIB

Serunya Virtual Natu – Run Universitas Indonesia

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:31 WIB

Ini Upaya Kader Kukusan Depok Cegah Stunting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:22 WIB

PN Depok Janji Konsisten Jauhi Suap dan Gratifikasi

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:56 WIB

Panglima TNI Pimpin Upacara Alih Kodal PPRC TNI

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:25 WIB

Dinkes Bersama PERSAGI Periksa Gizi Anak di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:45 WIB

PKK Kelurahan Cimpaeun Dorong Posyandu Lebih Kreatif

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:25 WIB
X