Selasa, 31 Januari 2023

Budidaya Alpukat Mentega Miki di Pancoranmas : Omzet Menjanjikan, 1.000 Meter Tertanam

- Senin, 23 Januari 2023 | 21:37 WIB

RADARDEPOK.COM - Mungkin setiap orang mengenal alpukat, buah yang kaya akan kalium ini merupakan salah satu buah favorit, apalagi dijadikan jus yang dibaluri sedikit cokelat sebagai pelengkap. Rasa yang istimewa menjadi alasan, jikalau alpukat menjadi salah satu buah favorit.

Laporan : Aldy Rama

Kala sore itu, Arief Tri Wahyudi bersama rekannya sedang melakukan pemeliharaan rutin terhadap tanaman buah alpukat mentega miki, yang tertanam tidak jauh dari rumah mereka, di Jalan Kasirun, RT4/17, Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas.

Ditotalkan ada tiga orang yang saat itu sedang merawat buah yang menjadi mata pencaharian utama mereka, berdasarkan pantauan Radar Depok di lokasi tersebut, ketiga dari mereka memiliki perannya masing-masing.

Ketua RT4/17, Sumitro Kasir Yusuf saat itu berperan merawat tumbuhan dengan menyemprotkan cairan, dan warga RT4/17 Pancoranmas, Makmur yang membantu Arief menyediakan media untuk alpukat mentega miki tersebut.

Arief Tri Wahyudi, selaku pemilik lahan dan salah satu pengurus tanaman buah alpukat kala itu ditemui sedang sibuk menggarap lahannya, dengan senang hati ia mempersilahkan awak Radar Depok untuk bertanya perihal tanaman yang sedang ia garap.

"Pertama kali saya berkecimpung dalam budidaya alpukat karena tahu profit yang lumayan besar dari teman saya, akhirmnya pada 2019 akhir saya menyemai dari jenis alpukat apa saja, yang pertama kali dilakukan saat itu hanya 40 unit saja," ungkap dia.

Arief  turut membeberkan sedikit rahasia yang ia gunakan, setelah berkecimpung lebih dari dua tahun, bahwa ia menggunakan media sekam dan tanah, lengkap dengan kotoran kambing sebagai pupuk. Perawatan juga dilakukan rutin sebulan sekali, menggunakan air seni sapi yang sudah difermentasi dan pestisida.

"Saat tanaman alpukat sudah berusia tiga bulan, dilakukan sambung pucuk dengan induk alpukat mentega miki yang sudah berusia 3 tahun, kemudian dilepas ikatannya saat berusia 5 bulan, dan siap jual berbentuk pohon yang sudah disambung dalam usia 7 bulan, biasanya konsumen yang beli langsung ke sini, marketing dilakukan lewat mulut ke mulut," beber dia.

Arief mengaku, omzetnya selama berkecimpung menggarap alpukat mentega miki sangat menjanjikan, terhitung rata-rata per polybag dijualnya senilai Rp25 ribu, mereka yang serius merawat dapat panen dalam usia kurang lebih tiga tahun.

Halaman:

Editor: Indra Abertnego

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dapat 52 Suara, Abi Ketua Katar Gandul Depok

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:10 WIB

Harjamukti Laksanakan Program Kampung Caraka

Senin, 30 Januari 2023 | 23:08 WIB

Pokja Sehat Cimpaeun Atasi Stunting

Senin, 30 Januari 2023 | 23:05 WIB

Depok Jaya Ambisi Bebas Banjir

Senin, 30 Januari 2023 | 22:24 WIB

Jalan Pramuka Mampang Tercemar Sampah

Senin, 30 Januari 2023 | 22:09 WIB

Begini Cara Curanmor Beraksi di Grogol Depok

Senin, 30 Januari 2023 | 19:11 WIB

Ketua PKK Kelurahan Cimpaeun Dilantik

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:29 WIB

Sukatani Bakal Jalankan 54 Pembangunan di 2023

Jumat, 27 Januari 2023 | 20:45 WIB

Lapangan PSP Sawangan Resmi Bersoperasi

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:47 WIB

Upaya BKM dan LKM Sukseskan Program Pemerintah

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:40 WIB

Pokja Kelurahan Sehat Kecamatan Tapos Dikukuhkan

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:32 WIB

108 Warga Sawangan Terima Sertifikat PTSL

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:42 WIB
X