Selasa, 7 Februari 2023

Konflik Internal, Persikad Dibekukan

- Jumat, 21 Agustus 2020 | 09:16 WIB
DIBEKUKAN : CEO Persikad 1999, A.Handiyana memberikan keterangan terkait pembekuan klub tersebut didepan para supporter di kawasan Jalan Margonda Raya, Rabu (19/08). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Mimpi pecinta sepakbola Kota Depok menyaksikan tim kebanggan Kota Depok, Persikad Depok berlaga di Liga Tiga Seri Dua, harus pupus. Pasalnya, CEO Persikad Depok, A Handiyana Sihombing membekukan Persikad 99, dan menyerahkan kepengurusan kepada supporter. Kepada Radar Depok, CEO Persikad, A Handiyana mengakui, ada konflik internal di dalam tubuh kepengurusan Persikad 99. Pihaknya mengatakan ada pengurus lama yang mengembalikan Persikad ke supporter. Karena ada persoalan internal, Persikad lahir dari supporter, ada yang meminta dikemnbalikan. “Ada pengurus lama yang mengatasnamakan sebagai perwakilan supporter Persikad 99, yang meminta kepengurusan Persikad 99 dikembalikan ke Supporter. Dengan demikian saya kembalikan kepengurusan persikad hari ini juga (Rabu, 20/8) ke supporter,” kata A Handiyana. Dia mengatakan, sebenarnya yang memperkeruh situasi saat ini adalah orang lama yang mencoba mengobok-obok managemen, yang baru soal lisensi Persikad. “Saya sedih, saya orang baru, saya berusaha membela Persikad tapi kenapa harus digembosi, bukanya bikin maju malah bikin kisruh,” tegas A Handiyana. DIBEKUKAN : CEO Persikad 1999, A.Handiyana memberikan keterangan terkait pembekuan klub tersebut didepan para supporter di kawasan Jalan Margonda Raya, Rabu (19/08). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK   Dengan demikian saat ini Persikad 99 telah dibekukan. Sehingga tidak ada kegiatan Persikad dalam waktu yang belum  ditentukan. “Jika memang supporter masih mempercayakan kepada saya, saya memberikan syarat kepada supporter, pertama supporter masih percaya sama saya, kedua saya minta supporter mengurus administrasi yang belum selesai dengan pengurus yang lama, dan ketiga saya tidak mau ada nama-nama orang yang sudah membuat kisruh persikad masuk dalam tubuh persikad baik kepengurusan maupun di tubuh supporter,” terangnya. Sementara itu, Ketua Umum Persikad Fans Curva Sud (PFCS), Ridwan mengatakan, ada orang yang meminta Persikad untuk dikembalikan ke supporter, tapi mengatas namakan PFCS. Dia tidak mengetahui perihal tersebut. “Kami akan berusaha memenuhi permintaan A Handiyana agar Persikad bisa kembali eksis dalam kancah persepakbolaan di Kota Depok,” ujar Ridwan. Pihaknya mengaku, sudah percaya di kelola ke managemen yang sekarang. Dia mengaku, akan berjuang, untuk mengembalikan Persikad. “Kami akan coba semaksimal mungkin untuk menyelesaikan  masalah ini,” kata Ridwan. Ridwan akan segera menemui orang-orang yang mengatasnamakan supporter, untuk segera menyelesaikan masalah. DIBEKUKAN : CEO Persikad 1999, A.Handiyana memberikan keterangan terkait pembekuan klub tersebut didepan para supporter di kawasan Jalan Margonda Raya, Rabu (19/08). FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK   “Saya akan temui dia, mamang dulu ketuanya dia, tapi kan saat ini sudah ada pemilihan ketua baru, dan saya yang ditunjuk, saya bingung dia mengatasnamakan supporter tapi saya tidak tahu,” tandas Ridwan. (rd/rub)   Jurnalis : Rubiakto Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Taklukkan Filipina, Skuad Garuda Tembus Semi Final

Senin, 2 Januari 2023 | 21:55 WIB
X