RADARDEPOK.COM-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok tengah gencar melakukan pengawasan terhadap potensi pemilih siluman menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah praktik-praktik yang tidak diinginkan terkait data pemilih.
Baca Juga: Pengamat Politik, Efriza Sayangkan Kekuatan PPP yang Belum Solid
"Terutama dalam hal pemilih siluman, kami berusaha mengantisipasi dan memastikan data pemilih yang akurat," ujar Andriansyah.
Andriansyah, menjelaskan Bawaslu mengambil langkah-langkah preventif terkait data pemilih yang meninggal dunia, agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak diinginkan
Dalam hal ini, Bawaslu Kota Depok menyoroti pentingnya memberikan tanda pada data pemilih yang tidak valid, seperti yang meninggal dunia.
"Langkah ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," jelas Andriansyah.
Andriansyah, menegaskan bahwa pengamanan data pemilih menjadi prioritas untuk menjamin integritas dan keabsahan proses Pemilu 2024.
"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengurangi risiko dan menjaga kredibilitas pemilu. Mencegah potensi penyalahgunaan dan menjaga transparansi dalam pelaksanaan Pemilu 2024," tutup Andriansyah. (***)
Jurnalis : Muhamad Irfan