RADARDEPOK.COM - Hubungan Sulaiman dengan PKB Depok nampaknya kian memanas. Kendati pada (15/10) PKB telah mengeluarkan surat pemecatan, hingga kini Sulaiman mengklaim belum menerima surat tersebut dan masih menunggu komunikasi dari DPC PKB Kota Depok.
Mantan Ketua PAC PKB Pancoranmas, Sulaiman mengungkapkan, ketidakpuasan atas kurangnya komunikasi resmi dari PKB. Mengenai surat resmi yang seharusnya diterima, dia menjelaskan, hingga kini belum ada surat fisik ataupun elektronik yang diterima.
"Nggak, sampai detik ini tidak ada surat, tidak ada telepon. Ya seperti itulah PKB," tutur Sulaiman kepada Radar Depok, Rabu (16/10).
Dia mengatakan, informasi yang diterima berasal dari teman-teman PAC PKB Pancoran Mas lainnya. Selain itu, beberapa kawannya juga memberi tahu bahwa isu ini telah viral di media sosial.
"Cuma pada bilang, bang itu rame. Yasudah tidak masalah. Memang harus digituin," ujar Sulaiman.
Karena belum menerima surat resmi, posisi kepemimpinan Sulaiman sebagai Ketua PAC PKB Pancoran Mas dikatakan masih legal dan belum lengser. Dia mengungkapkan, kegiatan di ranting tetap berjalan seperti biasa.
"Saya masih jadi ketua. SK nya saja juga masih ada kok sampai 2029," sambung Sulaiman.
Terkait pelengserannya karena kurang berprestasi, Sulaiman menuturkan kalau itu hanya untuk menghindari persaingan. Bahkan dia menantang pihak PKB untuk langsung menelpon dan bertemu dengannya.
"Ah itu mah alas-alasan ketua aja tidak mau disaingi. Dia kan sampai sekarang takut sama saya. Kalau berani panggil saya sekarang," ucap Sulaiman.
Sulaiman mengungkapkan, kesuksesan PKB bukanlah hasil kerja pengurus, melainkan berkat kontribusi Haji Jatmiko. Dia menilai bahwa tanpa Jatmiko, tidak akan ada kesuksesan dalam meraih kursi.
"Saya buat statement bahwa PKB di Depok ini bukannya pengurus yang mensukseskan," kata Sulaiman.
Saat ini Sulaiman tetap optimisi untuk memenangkan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 1. Dia menegaskan dukungan tidak hanya datang dari dirinya, tetapi juga dari banyak relawan termasuk sahabat Sulaiman.