politik

Anggota DPR RI, Wenny Haryanto : Waspada Marak Obat Terlarang Dalam Bentuk Modifikasi

Selasa, 13 Juni 2023 | 21:00 WIB
Anggota DPR RI, Wenny Haryanto saat menyapa warga Depok. ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM–Akhir-akhir ini jagat media sosial dikejukan oleh temuan narkoba di perguruan tinggi negeri. Maraknya obat-obatan terlarang kian hari makin sulit untuk disadari, sebab bentuknya sudah dimodifikasi sedemikan rupa dari bentuk makanan hingga sebuah pranko.

Hal tersebut, menjadi perhatian khusus penegak hukum. Lantaran akan membahayakan kesehatan dan nyawa masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Anggota Komisi IX DPR RI, Wenny Haryanto mengingatkan semakin mengkhawatirkannya peredaran narotika dan obat-obatan terlarang saat ini, menurut dia para pengedar menggunakan berbagai cara untuk menjerumuskan mangsanya.

“Seperti maraknya peredaran ganja yang dibuat dalam bentuk brownies, coklat, permen dan lainnya. Bahkan sekarang ada CC4 dengan nama kimia 1,2 –bisN-cytisinylethane atau Cyt," ungkap Wenny Haryanto.

Hal ini disampaikan Wenny Haryanto saat menjadi pembicara dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Kawasan Pengasinan Sawangan Depok, Sabtu (10/6).

CC4, lanjut Wenny, sebenarnya berbentuk cairan namun bisa disamarkan dalam bentuk perangko seperti LSD (Lysergic Acid Diethylamide).

"Saat ini banyak sekali modifikasi obat-obat terlarang yang dikemas dalam bentuk permen, coklat, brownies, yang sekarang ini ditemukan ada CC4. CC4 ini kayak materai atau perangko," kata dia.

Menurut Wenny, bentuk peredaran yang kecil yang sangat membahayakan masyarakat, karena seluruh komposisi zat terlarang menjadi satu.

“Walaupun kecil seluruh komponen narkoba ada di situ. Itu yang paling berbahaya harus dicegah dampaknya bisa berhalusinasi. Jangan beli jajanan sembarang, terutama bagi pelajar sekolah,” tegas dia.

Baca Juga: Mengatasi Masalah Komputer Mati di Kota Depok: Trik Ampuh dan Mudah

Sejauh ini, dia melihat Kota Depok belum ditemukan kasus seperti diatas. Untuk itu masyarakat dihimbau agar lebih berhati-hati jangan sampai terjebak narkotika khususnya para pelajar.

“Untuk Depok, belum ada tetapi kita mengantisipasi masuknya CC4 ini karena jaringan narkoba ini sudah ada dimana-mana baik di depan kita, di belakang dan di samping kita yang sembunyi-sembunyi atau terselubung. Saya berharap narkoba dan obat-obat terlarang ini tidak masuk ke kalangan pendidikan," kata Wenny.

Ia mengajak masyarakat untuk menghindari membeli obat atau makanan dari sumber yang tidak jelas atau yang tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). 

"Cek Klik, dan pastikan belum melewati tanggal kedaluwarsa yang tercantum,” lanjut dia.

Selain itu, kata Wenny, perhatikan kemasan dan label yang tertera pada makanan dan obat-obatan. Ada lima kunci keamanan pangan kata dia.

Halaman:

Tags

Terkini

PPP Kabupaten Bogor Segera Adakan Muscab

Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB