Minggu, 19 April 2026

Dari 1 ke 100 Ekor, Susu Kambing Ras Farm Sukoharjo Tumbuh Lewat KUR BRI

Febry Mustika Putri, Radar Depok
- Kamis, 16 April 2026 | 21:33 WIB
Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala usaha rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah berkat KUR BRI
Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala usaha rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah berkat KUR BRI

RADARDEPOK.COM - Dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, salah satunya Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala usaha rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.

Dwi Nurhaeni menuturkan bahwa perjalanan usaha ini berangkat dari pengalaman pribadinya. Dari pengalaman tersebut, ia mulai memanfaatkan susu kambing yang kemudian menjadi titik awal lahirnya usaha dengan merek RasMilk tersebut.

Awalnya saya memerah dari satu ekor kambing yang baru melahirkan, lalu saya mulai rutin memerah susunya. Ternyata, banyak orang di sekitar yang tertarik dan mulai membeli,” jelasnya.

Baca Juga: Pohon Mangga di Kelurahan Jatijajar Tumbang, Tagana Kota Depok Sebut Sempat Berdampak ke Internet

Dari aktivitas tersebut, Dwi mulai melihat potensi yang lebih besar dan menangkap peluang untuk mengembangkan usaha secara lebih serius. Langkah ini kemudian diperkuat dengan mengakses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

Dengan dukungan pembiayaan BRI, ia secara bertahap menambah jumlah kambing perah untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dari awalnya hanya 1 ekor, berkembang menjadi 3 ekor, hingga kini mencapai sekitar 100 ekor kambing perah.

Permintaan terus meningkat, sehingga kami terus menambah kapasitas produksi,” ujarnya.

Seiring dengan peningkatan skala usaha yang didukung oleh akses permodalan tersebut, tantangan baru pun mulai dihadapi, terutama dalam hal pemasaran. Produksi susu segar yang meningkat signifikan belum sepenuhnya diimbangi dengan daya serap pasar.

Baca Juga: Cuma Butuh Waktu Dua Hari, Jalan Amblas di Cilodong Langsung Diperbaiki DPUPR Kota Depok

Menjawab kondisi tersebut, Dwi memanfaatkan momentum pengembangan usaha untuk melakukan inovasi produk. Dengan dukungan kapasitas yang semakin kuat, Ras Farm mulai mengolah susu kambing menjadi produk susu bubuk, sehingga memiliki daya simpan lebih lama sekaligus membuka peluang penetrasi pasar yang lebih luas.

Langkah pengembangan ini kemudian diperkuat melalui diversifikasi produk. Ras Farm menghadirkan berbagai varian rasa seperti stroberi, melon, jahe, hingga moka, yang disesuaikan dengan preferensi konsumen masa kini, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk di pasar.

Tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, Ras Farm juga berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar. Dwi secara aktif melibatkan warga dalam proses produksi, termasuk memberikan pelatihan memerah susu kambing, sehingga membuka peluang ekonomi baru di lingkungan setempat.

Dalam proses pengembangan tersebut, Dwi menegaskan bahwa dukungan pembiayaan dari BRI menjadi salah satu faktor kunci. Akses permodalan dengan skema yang terjangkau memungkinkan Ras Farm memperluas kandang, meningkatkan populasi ternak, serta memperbesar kapasitas produksi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Tim Sar Gabungan Telah Menemukan Diduga Serpihan Ekor Pesawat PK-CFX yang Hilang Kontak di Sekadau, Kalimantan Barat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X