Minggu, 19 April 2026

Sekolah Triguna Persiapkan Bonus Demografi 2045

- Senin, 31 Juli 2023 | 15:25 WIB
Jajaran Yapendik GPIB dan Yayasan Pendidikan Triguna saat menunjukan kekompakannya dalam perayaan HUT ke 42 di GPIB Pancaran Kasih, Jalan Tole Iskandar Raya, Kecamatan Cilodong
Jajaran Yapendik GPIB dan Yayasan Pendidikan Triguna saat menunjukan kekompakannya dalam perayaan HUT ke 42 di GPIB Pancaran Kasih, Jalan Tole Iskandar Raya, Kecamatan Cilodong

RADARDEPOK.COM - Yayasan Pendidikan Triguna tengah mempersiapkan bonus demografi bagi Indonesia Emas Tahun 2045.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Triguna, Giyo Adi Sofian dalam perayaan HUT ke 42 Yayasan Pendidikan Kristen (Yapendik) Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB), Sabtu (29/7).

Adapun, Yayasan Pendidikan Triguna merupakan sekolah di bawah naungan Yapendik GPIB. Tahun ini, mereka mendapat kesempatan sebagai tuan rumah untuk merayakan hari jadi tersebut.

Baca Juga: New Honda Genio Hadir dengan Sentuhan Baru, Striping Lebih Stylish dasn Trendi RADARDEPOK.COM - PT Astra Hond

"Bahwa di usia 40 tahun ini, Yapendik GPIB harus lebih smart dan mampu mengikuti tuntutan jaman di era digital kuncinya disana. Makanya, guru dna murid di Yapendik Triguna juga dibekali dengan ilmu yang lebih memadai dan mampu memasuki bonus demografi atau generasi emas," kata dia kepada Radar Depok, Minggu (30/7).

Menurut Giyo, pihaknya akan memfasilitasi murid dan guru dengan sarana dan pra sarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di era digital. Contohnya, menghadirkan laboratorium komputer lengkap dengan fasilitasnya.

"Semuanya akan kita penuhi, termasuk fasilitas untuk guru dan murid di Sekolah Triguna demi mencapai bonus demografi tersebut," ujar dia.

Baca Juga: Bukan Sekadar Indah, 7 Tanaman Hias ini Diyakini bisa Membawa Keberuntungan

Bahkan, kata dia, Yayasan Pendidikan Triguna membuka pintu selebarnya bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan hak pendidikannya. Hal itu berkaca dari banyaknya siswa miskin yang tak lolos di sekolah negeri di Kota Depok.

"Dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, kami akan menerima siswa tidak mampu dalam mendapatkan hak pendidikan," jelas Giyo.

Ketua Umum Yapendik GPIB, Oloan P. Siahaan menerangkan, pihaknya sengaja menggelar hari jadi ke 42 itu di Yayasan Pendidikan Triguna untuk mendengar langsung kendala yang dihadapi pengurus sekolah.

"Jadi, sekaligus untuk mendengarkan dari teman-teman pengurus yayasan disini, bagaimana perkembangan sekolah kita pada saat ini kira-kira masalah yang dihadapi apa. Kendalanya banyak, sama dengan kendala yang dialami pendidikan Indonesia itu biasanya, prasarana, sarana, kualitas guru, kemudian peralatan yang harus dipakai untuk mengejar ketinggalan," beber dia.

Menanggapi hal itu, orang nomor satu di Yapendik GPIB itu akan fokus mengejar ketertinggalan yang dihadapi sekolah di bawah naunangnnya. Termasuk, Yayasan Pendidikan Triguna.

"Kemudian, kita membuat suatu program pendidikan yang berbasis pelajaran berdasarkan projek basis, jadi karena pendidikan jaman sekarang ini adalah untuk mendidik anak-anak bisa belajar dan berpikir kritis dan kolaboratif serta kreatif," tandas Oloan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X