satelit

Babak Baru! Polres Metro Depok Segera Panggil Pelaku Pengeroyokan Sansclub Barbers

Kamis, 4 April 2024 | 09:20 WIB
TKP : Lokasi pengeroyokan yang dilakukan pegawai Sansclub Barbers, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. (ALDY RAMA/RADAR DEPOK)

RADARDEPOK.COM–Insiden pengeroyokan yang dilakukan pegawai toko Sansclub Barbers, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, berbuntut panjang.

Usai pelaporan atas insiden tersebut dilakukan Minggu (31/3), korban dan saksi yang terlibat dalam peristiwa itu kemudian ditindaklanjuti, dengan pemeriksaan mendalam yang dilakukan Unit Resmob Polres Metro Depok, Rabu (3/4) malam.

Baca Juga: Gelar Rakercab, GP Ansor Kota Bogor Fokus Pengembangan Kaderisasi

Tentunya, tindak lanjut atas insiden itu tak hanya melibatkan korban dan para saksi saja. Para pelaku yang turut andil dalam pengeroyokan tersebut nantinya juga akan dipanggil, guna menemukan titik terang dari peristiwa pengeroyokan yang terjadi.

“Sementara ini kami masih melakukan proses pemeriksaan kepada korban dan saksi-saksi,” tutur Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Suardi Jumaing, Rabu (3/4).

Setelah pemeriksaan dilakukan kepada korban dan saksi, sambung Kompol Suardi Jumaing, nantinya semua terduga pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan di Sansclub Barbers tersebut juga akan dipanggil, untuk pemeriksaan lebih mendalam.

“Setelah korban dan saksi-saksi diperiksa, baru terlapor diundang untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Kompol Suardi Jumaing.

Baca Juga: MUI Kota Bogor Gelar Silaturahmi Alim Ulama, Wakil Wali Kota: Setahun ada 1.000 Bencana

Menanggapi hal ini, Pemilik Toko Sansclub Barbers, Ajo mengungkapkan, pihaknya akan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi. Selain itu, ia juga menginginkan agar peristiwa pengeroyokan itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sebenarnya usai insiden itu kami ingin sekali bertemu dengan S dan pacarnya. Menyelesaikan perkara ini dengan berdamai,” kata Ajo di Kantor Radar Depok, Rabu (3/4).

Namun, keinginannya untuk bertemu S dan pacarnya itu pun tak bisa ia lakoni. Karena kontak Whatsapp Ajo sudah diblokir, begitupun juga dengan berbagai sosial media miliknya. Sehingga, keinginannya untuk menempuh jalur damai ini tersendat.

Baca Juga: Pembangunan Fisik Cipayung Depok Telan Rp11,7 Miliar, Berikut Rinciannya

“Saya akan memenuhi permintaan dari pihak korban. Apabila perlu ungkapan permintaan maaf, itu akan saya lakukan. Apabila memerlukan pengobatan, itu juga akan saya lakukan. Saya tidak ingin hal ini berbuntut panjang,” ucap dia memungkasi. (***)

Tags

Terkini