“Bagaimanapun juga, kami akan mengubah makam ini lebih indah dari yang sebelumnya,” kata Rifqi.
Sementara itu Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Duren Mekar, Tjinde Arifudin mengucapkan terima kasih, kepada Abdul Wahid selaku motor penggerak di RW1 Duren Mekar untuk berbagai kegiatan di lingkungan.
“Apalagi beliau (Abdul Wahid) selalu menggaungkan kegotong royongan. Sementara di luar sana, mungkin gotong royong ini sudah pudar ya. Dan di sisi lain, Pak Abdul Wahid ini menghidupkan kegotong royongan itu. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Abdul Wahid,” kata Tjinde Arifudin.
Baca Juga: Walikota Bertandang ke Kecamatan Bojongsari, Depok Bersiap Menatap Koperasi Merah Putih
Menurutnya, apa yang dilakukan RW1 Duren Mekar ini dapat membangun masyarakat yang produktif dan membangun secara inklusif, tanpa pandang bulu yang tidak hanya melibatkan warga Duren Mekar saja.
“Ide Pak Abdul Wahid untuk menjadikan destinasi makam ini sangat cerdas. Ini sudah sekitar 15 tahun tidak direnovasi. Sementara, di bawah kepemimpinan Pak Abdul Wahid selaku Ketua RW1 akhirnya makam ini bisa dipercantik,” tutur Tjinde Arifudin.
Di sisi lain, salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Sanuddin mengatakan, dengan adanya upaya mempercantik pemakaman tersebut, artinya masyarakat juga merasa saling memiliki. Sehingga, ini bisa menjadi wadah bersama untuk apapun bentuk kegiatannya.
Baca Juga: Ricuh! 763 Warga Cipayung Depok Berebut Paket Sembako Murah, Kuota Terbatas
“Ini juga sekaligus menjadikan contoh bagi generasi penerus, bahwa pentingnya peduli terhadap kebutuhan lingkungan masyarakat, terutama kebutuhan bersama. Seperti halnya fasilitas-fasilitas umum seperti Pemakaman Pusara Abadi ini,” tandas H. Sanuddin.***