Selasa, 7 Februari 2023

Tok, Setahun 14 Perda di Depok Sah

- Senin, 3 Januari 2022 | 20:02 WIB
PENGESAHAN PERDA : Ketua DPRD Kota Depok, Yusufsyah Putra didampingi Wakil Walikota, Imam Budi Hartono bersama Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yetti Wulandari saat mengesahkam Perda RPJMD di Gedung Paripurna DPRD Kota Depok, Kawasan Boulevard GDC. ARNET/RADAR DEPOK
PENGESAHAN PERDA : Ketua DPRD Kota Depok, Yusufsyah Putra didampingi Wakil Walikota, Imam Budi Hartono bersama Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yetti Wulandari saat mengesahkam Perda RPJMD di Gedung Paripurna DPRD Kota Depok, Kawasan Boulevard GDC. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK - Tahun 2021 telah berlalu. Pemkot Depok terus melakukan pembenahan diri demi memaksimalkan roda pemerintahan bersama DPRD Kota Depok. Tercatat, kurun waktu satu tahun (2021), ada 14 Peraturan Daerah (Perda) yang disahkan.


Diposisi pertama ada, Perda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Air Minum Tirta Asasta Kota Depok. Kedua, Perda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah kepada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Asasta Kota Depok.


Disahkannya kedua Perda tentang PDAM Tirta Asasta tersebut, diterangkan Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Depok, M Olik bahwa perubahan badan hukum dari PDAM menjadi Perseroda mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dimana bentuk badan hukum terbagi menjadi dua yaitu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan Perseroan Daerah (Perseroda).


"Bentuk Perseroda ini dapat meringkas dan mempercepat pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatkan efektifitas dan kinerja perusahaan, serta meningkatkan pelayanan dan berkontribusi pada PAD Kota Depok dan kepemilikan sahamnya 100 persen dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok," jelasnya.


Status bentuk badan hukum Perseroda ini ditandatangani pada 1 November 2021, dab juga disahkan Kemenkumham melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI nomor AHU-0068922.AH.01.01.TAHUN 2021 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas PT Perusahaan Perseroda Air Minum Tirta Asasta Kota Depok.


Setelah mengesahkan dua Perda tersebut, diurutan Ketiga, Pemerintah kembali mengesahkan Perda tentang Pengelolaan dan Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat. Lalu Keempat, ada Perda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok Tahun 2021-2026.


Pada Perda RPJMD ini, DPRD memberikan catatan kenaikan PAD 5,6 persen. Hal ini setelah mempelajari Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah, sehingga menyetujui dengan mematok target 5,6 persen pasa Perda RPJMD 2012 hingga 2026.


"Target kenaikan PAD sebesar 5,6 persen dilihat masih rasional karena kami mempertimbangkan dengan seksama bahwa masih ada pandemi covid 19 yang belum tahu kapan akan berakhir," jelas Wakil Ketua Pansus II, Azhari, sesuai dari pernyataan resmi Pemkot Depok.


Perda selanjutnya, Kelima ada Perda tentang Pengelolaan dan Penyelengaraan Pendidikan. Lalu, Keenam Perda tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika. Di Perda Ketujuh ada tentang Pemberdayaan Pesantren.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Panglima TNI Pimpin Upacara Alih Kodal PPRC TNI

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:25 WIB

Dinkes Bersama PERSAGI Periksa Gizi Anak di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:45 WIB

PKK Kelurahan Cimpaeun Dorong Posyandu Lebih Kreatif

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:25 WIB

16 Pesantren di Depok Punya Produk Sendiri

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:10 WIB

Polisi Buru Penganiaya Anak Kandung di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:30 WIB

Akulturasi Cina Sumbang Keragaman Budaya Indonesia

Senin, 6 Februari 2023 | 22:21 WIB

RW14 Bojongsari Depok Galakan PHBS

Senin, 6 Februari 2023 | 19:14 WIB

Kelurahan Mampang Depok Siap Songsong Pemilu 2024

Senin, 6 Februari 2023 | 11:00 WIB
X