RADARDEPOK.COM – Tanpa mengenal umur. Tanpa mengenal agama, ataupun kasta. Masyarakat Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, berbondong bondong mengikuti senam pagi, di Lapangan RW22, Rabu (30/10) pagi.
Kehadiran Calon Walikota Depok Nomor Urut 1, Imam Budi Hartono, menjadi magnet bagi warga untuk berpartisipasi. Mereka antusias untuk juga mendengarkan visi dan misi Imam Budi Hartono.
Salah satu peserta, Oma Nani (64), menyatakan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
“Saya Kristen dan berterima kasih kepada pemerintah karena selama ini kami bisa beribadah dengan tenang,” ungkap Omam Nani.
Oma Nani yang telah tinggal di Kota Depok sejak 1978, menyoroti perubahan signifikan dalam fasilitas ibadah.
“Dulu gereja kami kecil, namun kini kami memiliki rumah ibadah yang lebih besar dan nyaman. Semua ini berkat kemudahan perizinan dari pemerintah, tanpa membedakan latar belakang,” kata Oma Nani.
Oma Nani juga menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 1, Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq.
“Terima kasih, Pak Imam, dan terima kasih Kota Depok. Maju terus dan lanjutkan!,” seru Oma Nani. ***
Artikel Terkait
Ajak Pemuda Depok Bangkit! Imam Budi Hartono Ciptakan Lagu di Hari Sumpah Pemuda, Ini Judul dan Liriknya
Pemuda Se-Depok Siap Menangkan Imam-Ririn di Pilkada, Imam Budi Hartono: Bakal Rekrut Millennial Masuk Tim Kita di Pemerintah
Atasi Macet di Sawangan Depok, Imam Budi Hartono Mau Lebarkan Jalan di Parung Bingung dan Simpang Tugu : Kolaborasi dengan Pusat, Sudah Ada DED
Terpukau Program Nyata untuk Depok, Kelompok Relawan Ini Putar Haluan Dukung Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq : Gerus Berubah jadi Gema
Ini Bukti Imam Budi Hartono Sangat Peduli dengan Pendidikan di Depok : Bangun Belasan Sekolah dan Rehabilitasi Puluhan Sekolah, Berikut Rinciannya!
Nonton Home Sweet Loan Bareng Gen Z, Calon Walikota Depok Imam Budi Hartono Beri Pesan Menyentuh dan Solusi Program Unggulan
Luar Biasa! Program Beasiswa Masuk Perguruan Tinggi di Depok, Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi Arafiq Bidik 1.000 Mahasiswa