Selasa, 7 Februari 2023

Lima Calon PKS Sampaikan Visi

- Senin, 7 Oktober 2019 | 09:37 WIB
FORUM : Kelima Balon PKS saat panggung gagasan yang dilaksanakan di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Depok, Sabtu (5/10). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM - DEPOK Setelah merilis dan meminta kelima Bakal Calon (Balon) dari PKS Depok untuk sosialisasi dan meningkatkan elektabilitasnya di masyarakat, kali ini partai berlambang bulan sabit kembar mengadakan adu gagasan kandidat dari internal mereka bertajuk 'Dialog Publik Bakal Calon Walikota dari PKS' di Ruang Rio Notonegoro, Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Depok, Sabtu (5/10). Seperti diketahui, lima Balon dari hasil Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) PKS tersebut antara lain, Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, Tengku Farida Rachmayanti, Amri Yusra dan Muhammad Supariyono. Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) DPD PKS Kota Depok, TM Yusufsyah Putra menegaskan, setelah melalui beberapa tahapan, pihaknya mengadakan Dialog Publik Bakal Calon Walikota dari PKS ini tujuan sebagai perkenalan lebih jauh dengan sesama internal partai, sebelum berdialog dengan masyarakat di 11 Kecamatan Kota Depok. "Di sini, mereka akan mengenalkan jati diri dan visi misinya, untuk Kota Depok," ucap Putra, sapaannya. Sekjen DPD PKS Kota Depok yang juga Ketua DPRD Kota Depok periode 2019-2024 ini menegaskan, agenda ini bukan sebuah pencitraan. Namun, sebagai adu kompetensi untuk mengetahui kemampuan dan visi misi para Balon, ketika nantinya diusung sebagai calon Walikota dari PKS. Diakui Putra, mereka adalah kader internal kader terbaik dan pantas untuk masuk ke bursa Pilkada 2020 mendatang. "Visi misi yang dipaparkan mereka, diharapkan bisa amanah sesuai dengan yang masyarakat harapkan," katanya. Sebab, sambung Putra, PKS ingin mengedepankan politik gagasan bukan semata politik pencitraan. “Kami hadirkan di dialog publik ini lima calon walikota Depok dari PKS yang benar-benar cerdas, menguasai masalah dan berkualitas. Jadi masyarakat bisa melihat gagasan mereka bukan hanya pencitraan. inilah tren politik gagasan yang ditawarkan PKS,” katanya Ia  juga berharap munculnya pemimpin yang mendengarkan aspirasi rakyat melalui dialog publik sekaligus menjadi tren pendidikan politik bagi masyarakat. Usai melakukan sosialisasi dengan dialog publik, tahapan selanjutnya adalah uji publik untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas kelima balon tersebut. "Nanti kita akan lakukan uji publik melalui survey, tentu akan terlihat popularitas maupun elektabilitas mereka. Rencananya Bulan November 2019," pungkasnya. Kontestasi ini juga diapresiasi pengamat politik dari Universitas Indonesia, Panji Anugrah Permadi. Ia mengatakan bahwa seperti inilah seharusnya partai politik dalam menawarkan calon pemimpinnya kepada masyarakat. Apalagi PKS sudah selama tiga periode memimpin Kota Depok. “Kota Depok lekat dengan PKS. Kota Depok adalah etalase bagi kepemimpinan PKS di level nasional bahkan dunia”, kata  peneliti di Departemen Politik FISIP UI, Panji Anugrah Permadi. (rd)  
  1. H. Mohamad Hafid Nasir Dipl.Ing
Visi : Terwujudnya Kota Depok yang unggul, nyaman, agamis, cerdas, dan berbudaya “Selanjutnya ada enam misi yang saya akan usung diantaranya meningkatkan kualitas layanan publik, pengembangan SDM, ekonomi mandiri, infrastruktur ruang publik, kesadaran masyarakat menjaga kerukunan dan melestarikan asli budaya Depok melalui kampung-kampung budaya,”  
  1. H. Ir. Imam Budi Hartono
Visi : Maju dan Berbudaya “Maju dalam arti kita akan mengoptimalkan penggunaan teknologi terkini untuk membangun Kota Depok. Kita ingin masyarakat bisa menggunakan aplikasi digital untuk mengantri di puskesmas, perijinan pelayanan dan tata kota,”  
  1. Hj. T Farida Rachmayanti
Visi : Kota Depok menjadi kota yang ramah keluarga cerdas dan sejahtera “Pembangunan SDM harus menjadi titik tolak utama. RPJMD 2011-2016 pemkot Depok telah memasukan penyelenggaraan Kota Layak Anak. Pada RPJMD 2016-2021 Pemkot Kota Depok memasukan isu Kota Ramah Keluarga. Saya akan fokus disana,”  
  1. H. Drs Amri Yusra M.Si
Visi : Kota Depok menjadi Kota yang SMART “SMART yang saya maksud adalah warga Depok menjadi Sehat, Modern, Agamis Ramah dan tenteram,”  
  1. H Supariyono AMD
Visi : Kota Depok menjadi kota niaga dan jasa “Saya ingin menjadi seperti sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Umar bin Abdul Aziz. Ada satu masa di zamannya ia menjadi khalifah, warga masyarakatnya tidak mau menerima zakat. semiskin-miskinnya orang saat itu penghasilannya sekitar Rp40juta sebulan. saya ingin menjadikan warga Depok berpenghasilan seperti itu,”

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X