Minggu, 5 Februari 2023

IBH : Nama Saya Doa Mendiang Orang Tua

- Rabu, 19 Agustus 2020 | 09:05 WIB
Imam Budi Hartono.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sosok Imam Budi Hartono terbilang cemerlang sejak terjun di kancah politik. 1999 hingga 2020. Ia sukses duduk dua periode di DPRD Kota Depok dan dua periode di DPRD Jawa Barat. Bahkan, di 2020 Politikus PKS ini diusulkan partai yang tergabung dalam Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), yakni PAN, Partai Demokrat, PKS dan PPP, untuk mendampingi Mohammad Idris dalam bursa pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok. Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat ini menuturkan, kesuksesan yang diraih, tidak lepas dari doa mendiang kedua orangtuanya yang diabadikan dalam nama, yakni Imam Budi Hartono. “Seorang wartawan melihat perjalanan politik saya sejak tahun 1999 sampai sekarang 2020 ini bisa dikatakan Cemerlang. Bahkan tahun ini diusulkan oleh PKS dan koalisi Tertata akan mendampingi Walikota incumbent Kyai Idris,” kata IBH, sapannya, kepada Radar Depok, Selasa (18/08). IBH mengungkapkan, dalam wawancara ia ditanya tentang mengapa maju, proses pencalonan, visi misi, dan lain-lain. Namun, ada pertanyaan yang tak biasa yang dilontarkan, yaitu ‘Apa pesan orang tua terhadap pencalonan saya di Pilkada Depok 2020’. “Sempat berpikir juga karena kedua orangtua saya telah wafat,” tutur IBH. Ia menjelaskan, ayahnya wafat tahun 1998 dan ibu wafat tahun 2013. Mendiang orangtuanya tentu tidak pernah tahu tentang hal ini akan terjadi. Namun, IBH memiliki jawaban yang pas untuk pertanyaan tersebut. Imam Budi Hartono.   “Ayah dan ibu saya sejak lahir sudah berpesan dan berharap saya jadi pemimpin. Dari mana saya tahu, Saya paham dari nama yang orang tua saya berikan kepada saya. Nama anak adalah tanda cinta orang tua kepada kita. Nama anak adalah sebuah harapan sekaligus cita-cita kelak jika anak sudah besar,” jelasnya. Lebih lanjut, IBH menjelaskan, ia dilahirkan dari ibu Betawi dan ayah Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Kebumen, dan akhirnya diberi nama Imam Budi Hartono. Ia pun menilai, bahwa nama yang berikan berisi pesan dan harapan dari mendiang orantuanya. “Imam berarti pemimpin, setiap laki-lapi pasti jadi pemimpin. Minimal menjadi pemimpin di rumah tangganya. Alhamdulillah satu jenjang kepemimpinan di rumah tangga sudah dapat saya kerjakan. Ternyata cita-cita dan doa dan harapan kedua orang tua saya terkabul. Saya ditakdirkan Allah SWT menjadi pemimpin di organisasi, di Komisi IV DPRD Jawa Barat dan beberapa lagi jabatan pemimpin di sosial kemasyarakatan, di politik dan lain-lain,” katanya. Kemudian, di 2020 ini, sambung IBH, ternyata ada amanah lagi yang lebih besar, yaitu dicalonkan menjadi pemimpin di Kota Depok (calon wakil walikota). Sedangkan, Budi adalah kata yang dipesankan agar ia jika menjadi pemimpin harus berbudi atau harus baik kepada orang-orang yang dipimpinnya. “Kata Hartono diartikan sebagai pemimpin yang punya harta yang bisa berbagi kepada warga yang dipimpinnya. Itu yang dipesankan kedua orang tua saya. Semoga saya bisa menjalankannya. Semoga Allah memberi kekuatan untuk merealisasikan harapan dan cita-cita tersebut,” tandasnya. (rd/cky)   Jurnalis : Ricky Juliansyah Editor : Pebri Mulya

Editor: Administrator

Tags

Terkini

AHY : Pemilu Mendatang Jangan Ada yang Meregang Nyawa

Jumat, 13 Januari 2023 | 21:06 WIB
X