RADARDEPOK.COM - Sebanyak 435 jemaah calon haji Kabupaten Bogor kelompok terbang (Kloter) pertama yang akan diberangkatkan melalui embarkasi Jakarta (Pondok Gede)-Jakarta Saudia (JKS) 02, dilepas Pemerintah Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (1/5).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani mengatakan, jemaah calon haji (calhaj) yang tergabung dalam Kloter JKS 02 berjumlah sebanyak 435 orang, terdiri dari 233 laki-laki dan 202 perempuan.
"Kloter JKS 02 merupakan kloter utuh yang didampingi tim petugas dengan Ketua Kloter/ TPHI Nico Yulianto; TPIHI Abdul Kholik; TKHI Dokter Mohan Guguh Andreta dan Herni Anggia Rahmi; serta PHD Adang Suptandar, Wawan Hikal Kurdi, dan Sujana," ujarnya.
Jemaah haji Kloter JKS 02 berada di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi sebelum bertolak ke Saudi Arabia melalui Bandara Sukarno Hatta pada 2 Mei 2025 pukul 06.30 WIB. Dan take off pada 2 Mei 2025 pukul 11.30 WIB dengan Pesawat Saudi Air Lines Nomor Penerbangan SV 5300.
"Para jemaah haji Kloter JKS 02 akan menempati wilayah Misfalah dan tinggal di tanah suci sekitar 42 hari dengan mendapatkan 128 kali konsumsi," kata Kepala Kemenag Kabupaten Bogor.
Syukri Ahmad Fanani menjelaskan, jemaah calon haji Kloter JKS 02 akan kembali ke tanah air pada 12 Juni 2025 dan akan Landing di Bandara Sukarno Hatta pada pukul 22.00 WIB. .
Baca Juga: Pemkab Bogor Apresiasi Gubernur Jawa Barat Fasilitasi Selesaikan Kasus Taman Safari
Adapun KBIHU yang tergabung dalam Kloter JKS 02 adalah KBIHU Nurul Falah sebanyak 195 orang, KBIHU Al-Kautsar sebanyak 45 orang, KBIHU Al-Falah sebanyak 55 orang, KBIHU Darul Faizin sebanyak 12 orang, KBIHU Hasan Majani sebanyak 111 orang; dan jemaah mandiri sebanyak 17 orang.
Sementara itu, Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) melakukan sarapan bersama calon jemaah haji di Pendopo Bupati Bogor sebelum dilepas.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa keberangkatan ke tanah cuci bukanlah semata karena usaha manusia, tetapi merupakan kehendak Allah SWT.
Baca Juga: Kabupaten Bogor Targetkan Bentuk 435 Koperasi Merah Putih
“Jangan ucapkan terima kasih kepada kami. Walaupun pemerintah daerah sudah mengusulkan, dan saya sebagai bupati sudah mengizinkan, kalau Allah belum berkehendak, Bapak/Ibu tidak akan bisa berangkat,” ujar Bupati.
Bupati Bogor, juga mengungkapkan kebanggaannya karena bisa melepas para tamu Allah, termasuk jamaah tertua yang telah menabung sejak puluhan tahun lalu.
“Ada yang menabung sejak tahun 1955, bahkan usianya kini hampir 100 tahun. Ini menjadi pelajaran bahwa haji adalah soal ketekunan dan ridho Allah,” tuturnya.