“Seperti yang kita tahu, mining industry adalah industri dengan penggunaan energi yang sangat besar, sehingga akan menghasilkan emisi karbon yang lebih lebih tinggi dibandingkan industri lainnya. Dengan penerapan green mining dengan private Network, kami mengajak industri tambang di Indonesia agar turut berkontribusi dan mendukung target Indonesia menurunkan emisi karbon sebesar 43.2 persen di tahun 2030,” lanjut Feby.
Private Network XL Axiata telah digunakan oleh beberapa industri pertambangan di Indonesia, dua di antaranya merupakan industri tambang terbesar di Indonesia, yaitu PT Vale Indonesia dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Bahasan mengenai “Green Mining dengan Private Network” ini sempat XLABS paparkan dalam event Nickel & Battery Summit 2023, Agustus lalu.
Baca Juga: 6 Restoran Jepang Terbaik di Little Tokyo Blok M, Ramah Kantong, gak Jauh dari Depok
Dalam acara tersebut, XLABS mendapatkan kesempatan mengenalkan produk dan layanan sebagai Mitra ICT dengan layanan terintegrasi yang terpercaya kepada ratusan peserta pelaku industri pertambangan di Indonesia.
Selain solusi green mining melalui Private Network, beberapa solusi Integrated ICT dari XLABS pun ditawarkan di acara tersebut. (***)
Artikel Terkait
XL Axiata Perkuat Jaringan Konvergensi di Sumatera, XL SATU Fiber Kini Tersedia di Kota Batam
Hari Kemerdekaan RI, XL Axiata Banjir Promo Menarik di Aplikasi MyXL dan AXISnet
XL Axiata Dukung Kemajuan UMKM Indonesia : Sisternet Bangun Ekosistem Digital untuk UMKM Milik Perempuan
XL Axiata Pastikan Jaringan Kereta Cepat Jakarta Bandung Aman, Dukung Kenyamanan Mobilitas Masyarakat
XL Axiata Dorong Produktivitas Ekonomi Pesantren : Ajarkan Santri Manfaatkan Solusi IoT