RADARDEPOK.COM - Concern menumbuhkembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui BRI Kantor Cabang Lebak Bulus menggulirkan corporate social responsibility (CSR) berupa bantuan pemberdayaan kelompok perempuan bagi Kelompok Srikandi Jagakarsa Di RT002/01 Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (9/11).
Adapun CSR yang digulirkan dalam bentuk pelatihan pembuatan dan pengemasan roti, pelatihan pembuatan dan pengemasan keripik pisang, serta bantuan sarana dan prasarana produksi.
Pemimpin Cabang BRI KC Lebak Bulus, Edy Siswanto menjelaskan, pelatihan ini, bagian dari Program CSR BRI untuk pemberdayaan kelompok perempuan di wilayah Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
“Kami memberikan CSR berupa sarana dan prasarana, seperti alat-alat masak. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan,” kata Edy.
Pelatihannya dari produksi, pengemasan, promosi melalui media sosial serta mendokumentasikan produk agar menarik. Jadi, lanjut Edy, pelatihannya tidak hanya menggunakan pemasaran manual, tapi juga digital.
“Hari ini, kami berikan semuanya, all package. Harapan kami mereka bisa menjadi bankable dan visible untuk diberikan fasilitas dari perbankan BRI, mungkin bisa simpanannya meningkat, mengakses pinjaman, tentunya mereka terbantu, kami senang,” ujarnya.
Klaster yang diberikan pelatihan melalui CSR ini, sambung Edy, adalah mereka yang sudah terdaftar di klasterkuhidupku BRI, di mana BRI memberdayakan pelaku UMKM dari marketing atau mantri BRI.
“Jadi mereka memiliki klaster-klaster sendiri yang ada di wilayah mereka, sesuai dengan prinsip marketing mereka, terutama mantri, yaitu revitalisasi. Dengan, revitalisasi itu mereka semakin banyak klaster-klaster yang kita ajak kerjasama dan berikan bantuan/asistensi, baik berupa pelatihan manajemen, informasi simpanan serta produk BRI, dan pelatihan yang berkaitan untuk mengelola keuangan mereka,” kata Edy.
Dia mencontohkan, BRI memiliki produk StroBeRI KASIR, yakni aplikasi manajemen kasir (POS) berbasis Android yang berfungsi sebagai pencatatan transaksi, pengelolaan persediaan, tata kelola dan administrasi usaha serta layanan keuangan (Launcher KUR Digital).
“Aplikasi StroBeRI Kasir ini dapat di download melalui Google PlayStore secara gratis, bahkan semua fitur yang ada di dalam aplikasi bisa digunakan secara gratis. Ini bisa digunakan anggota klaster, kebetulan di klaster ini sudah ada beberapa yang mengajukan pinjaman ke BRI, artinya sudah kami bantu secara financial untuk pengembangan usaha. Seperti KUR, yang diharapkan dapat mengembangkan volume usaha dan kapasitas agar produk mereka menjadi lebih baik,” terang Edy.
Di BRI KC Lebak Bulus sendiri, kata Edy, sudah ada sekitar 30 klaster yang berkembang cukup pesat di 2022, ditambah klaster-klaster BRI semakin bagus lingkungannya, karena mereka sudah bisa mengakses perbankan dan juga bisa mendapatkan bantuan yang sifatnya untuk meningkatkan kapasitas agar bisa memproduksi lebih baik.
“Untuk bisa dikatakan klaster, minimum harus ada delapan anggota dan bisa diikutikan dalam program KlasterkuHidupku,” ucap Edy.
Agenda ini, Edy menjelaskan, diharapkan dapat memberdayakan UMKM di Indonesia yang menjadi ruang lingkup kerja BRI. Sebab, nasabah BRI luar biasa besar di UMKM dan tumbuhnya di sektor tersebut.
“Dengan adanya pelatihan dan CSR ini, diharapkan suatu saat mereka menjadi nasabah-nasabah yang visible dan bankable serta bisa berkembang dengan menambah permodalan melalui BRI