Usai mengakuisisi Persikad 1999, Handiyana Sihombing tengah memikirikan strategi untuk membesarkan nama klub tersebut. Berbagai upaya tengah dilakukannya. Misalnya, melakukan pembinaan hingga mencari talenta berbakat yang berasal dari Kota Depok. Terbaru, Handiyana Sihombing bakal terjun dalam dunia politik, kepercayaan itu didapatinya langsung dari Bos MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo.
Laporan : Gerard Soeharly
RADARDEPOK.COM, Terik matahari masih membakar bumi Depok siang itu. Kumpulan awan yang bergerak perlahan menyaksikan secara langsung sejumlah pria berusia muda bertubuh atletis yang mulai merenggangkan otot kakinya. Disudut lainnya, sekelompok pemuda sedang asyik bermain kulit bundar di Stadion Mahakam, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.
Baca Juga: Melihat Bazar Kurma Cilangkap, Tingkatkan Perekonomian Anggota UMKM
Setelah melakukan latihan fisik, atlet yang tergabung dalam Persikad 1999 itu beristirahat. Tidak lama kemudian, muncul sosok pria yang wajahnya tidak asing lagi dalam dunia bisnis Kota Depok.
Dia adalah Handiyana Sihombing, CEO Persikad 1999. Saat itu, dia secara langsung memberikan arahan kepada atletnya agar mempersiapkan diri untuk perhelatan Liga 3 Seri 2 Jawa Barat.
Baca Juga: Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Pikap Terguling di Telukpucung Bekasi Utara
Menjadi pemimpin, bukanlah hal yang sulit bagi Handiyana Sihombing. Sebab, Handiyana Sihombing dikenal memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Hal itu dapat terlihat dari kemajuan sejumlah usaha yang dirintisnya dari nol.
"Karena tujuannya itu dari awal kan saya mengakuisisi Persikad 1999 sebagai tempat berkumpul atau wadah daripada atlet Depok. Saya sering menyampaikan kepada mereka jadikan Persikad 1999 ini sebagai batu loncatan buat kalian nanti lebih maju ke jenjang sepakbola tahapan yang berikutnya," beber Handiyana Sihombing.
Baca Juga: Pro Kontra Kebijakan Gubernur NTT Soal Jam Sekolah : Disorot Gedung Parlemen Senayan
Saat ini, Handiyana Sihombing mulai berjuang memajukan dunia sepakbola di Kota Depok. Langkah awalnya, melakukan pembinaan atlet yang tergabung dalam Persikad 1999. Bagi dia, prestasi bukanlah hal utama. Terpenting, Persikad 1999 dapat mewadahi bakat dan talenta yang dimiliki bibit muda Kota Depok.
"Jadi, kami untuk prestasi ini mungkin nomor dua atau nomor tiga. Tetapi, yang jelas Persikad 1999 itu sebagai wadah daripada para atlet sepakbola di Kota Depok. Karena seperti kita ketahui banyak sekali di kota ini SSB yang bagus yang kadang-kadang mereka kebingungan untuk mencari klub profesional yang ada yang ada," tutur Handiyana Sihombing.
Baca Juga: Kolaborasi XL Axiata – PLN Icon Plus Adopsi Teknologi Baru dan Digitalisasi
Dalam pandangannya, Persikad 1999 itu bukan bicara kepentingan bisnis. Hal itu itu sesuai dengan niat awalnya ketika mengakuisisi klub tersebut. Berbagai hal tengah dilakukannya untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat dan kota tercinta.
Baru-baru ini, Handiyana Sihombing dipanggil CEO MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo. Kedua pengusaha itu membahas pergerakan politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.