Radardepok.com - Peran penting bagi orang tua untuk mengetahui tidak hanya orang dewasa seperti para ibu saja yang bisa merasakan stress. Jika bayi sering nangis dan rewel, maka orang tua mengenali gejala strees pada bayi dan tau cara mengatasinya.
Apabila bayi mengalami stress maka ini akan berdampak psikologi mental serta perilaku bayi yang tidak terkendali. Nah, untuk mengatasi hal tersebut serta memberikan penanganan yang tepat jika bayi sering menangis dan rewel.
Berikut artikel ini akan membahas gejala stress pada bayi sering nangis dan rewel yang perlu diketahui dan di waspadai oleh ibu-ibu.
1. Melakukan Gerakan-gerakan yang Tidak Wajar
Gejala stress pada bayi menurut psikolog ciri bayi saat mengalami stres adalah melakukan gerakan-gerakan yang tidak wajar. Seperti melengkungkan pugung sambil menangis, ataupun menggerakkan tangan dan kaki dengan keras sambil terus menangis.
Bila ini terjadi pada bayi maka anda dapat menggendongnya sambil menepuk lembut punggung atau pantatnya untuk menenangkan anak.
Baca Juga: Hari Ini Sidang Putusan Cerai Desta dan Natasha Rizki
2. Menangis Dengan Keras
Menangis merupakan salah satu cara yang digunakan bayi untuk berkomunikasi dengan ibu. Karena, bayi belum bisa menyampaikan dengan bahasa yang baik dan benar jadi mealui suara tangisan untuk meranyampaikan yang ia rasakan.
Nah saat yang dirasakannya semakin tidak nyaman maka tangisan yang dikeluarkannya pun akan semakin keras oleh karenanya, agar ia tidak terlalu lama merasakan ketidaknyamanannya dan membuat psikologinya menjadi terganggu.
Sebagai ibu perlu siap dalam merespon tangisannya hal ini akan membuat si kecil merasa diperhatikan dan membuatnya merasa aman dan nyaman.
3. Sulit Tidur
Sama halnya seperti orang dewasa, saat sedang stress untuk tidur pun sulit. Maka bayi yang sedang mengalami gejala stres juga sulit untuk tidur dengan nyenyak. Bahkan saat ditidurkan pun ia tetap gelisah, menangis dan berteriak kencang.
Untuk menenangkannya ibu dapat membentuknya untuk membuat sikecil lebih rileks dengan bersenandung menggendong sambil memeluknya atau memperdengarkan suara-suara yang baik seperti murottal Al-Qur'an, Anda juga dapat memijat lembut si kecil agar ia merasa lebih rileks dan tenang.
Baca Juga: Ayam Goreng Pitik Kriuk Hadirkan Varian Pedas Murah Meriah
4. Mengalami Gangguan Pencernaan
Jika si kecil mengalami gejala-gejala stress yang lebih berat, maka ini akan berdampak pada tubuhnya yang membuat ia mengalami masalah pencernaan sembelit, diare, atau muntah.
Pencernaan yang mungkin terjadi akibat stress jika si kecil mengalaminya maka ibu perlu membantu bayi untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman agar ia tidak merasa stress lagi.
Untuk meredakan masalah pada pencernaannya ibu bisa memijat lembut perut si kecil, mengunakan minyak telon sentuhan lembut yang dirasakan anak akan merangsang keluarnya hormon serotonin pada tubuhnya yang membuat sikecil menjadi bahagia, nyaman, dan dapat tumbuh dengan sehat.