Minggu, 19 April 2026

Dinkes Depok Pantau Pendistribusian Makanan Tambahan di Cilangkap

Andika Eka Maulana, Radar Depok
- Senin, 13 November 2023 | 10:00 WIB
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati bersama Ocan Bananas wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos saat ingin melakukan pendistribusian PMT lokal.
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati bersama Ocan Bananas wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos saat ingin melakukan pendistribusian PMT lokal.

RADARDEPOK.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok meninjau langsung pendistribusian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal yang akan disalurkan oleh kader ojek Cantik Bawa Nasi untuk Anak Stunting atau Ocan Bananas di wilayah Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

Kadinkes Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, PMT berbasis pangan lokal tersebut diberikan untuk meningkatkan status gizi bagi balita dengan gizi kurang, atau menekan angka stunting di Kota Depok.

Baca Juga: Safari Resort Taman Safari Bogor Punya Promo Diskon Selama November, Yuk Cek!

"Makanan tambahan ini diberikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan agar balita dengan status gizi kurang terpenuhi," tutur Mary Liziawati kepada Radar Depok, Minggu (12/11).

Mary Liziawati mengatakan, pemberian PMT lokal tersebut sudah dilakukan secara serentak di seluruh kelurahan sejak Jumat (10/11). Adapun pemberiannya dilakukan selama 28 hari hingga 8 Desember mendatang.

Dalam proses distribusinya, Dinkes Depok melibatkan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kemudian, mengantarkan makanan kepada sasaran balita yang sudah ditetapkan disertai edukasi kepada keluarga balita agar dapat memahami cara pemberian PMT yang benar dan melakukan pemantauan kenaikan berat badan secara berkala.

Baca Juga: PMI Depok Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Depok, Begini Caranya

"Ocan Bananas akan mengantarkan makanan dengan menu PMT lokal kepada 9.882 balita se-Kota Depok yang status gizinya kurang, berat badan kurang dan sangat kurang, balita stunting dengan gizi kurang dan balita tidak naik timbangannya," tambah Mary Liziawati.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Depok memberikan menu PMT lokal sesuai pedoman yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Menu tersebut dalam satu siklus, diberikan kudapan selama enam hari dan satu hari makanan lengkap.

Untuk menu kudapan, bukan merupakan menu utama, dikonsumsi diantara waktu makan utama yang dapat membantu memenuhi kecukupan kebutuhan harian.

Baca Juga: Hari Pahlawan, Ini Pesan Walikota Depok untuk Masyarakat

"Serta makanan lengkap, yang merupakan menu makanan lengkap bergizi seimbang sekali makan. Terdiri dari makanan pokok, lauk pauk hewani dan nabati, sayuran dan buah, disertai dengan konsumsi air yang cukup," tutur Mary Liziawati. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X