Minggu, 19 April 2026

Alhamdulillah, Pekka Bojongsari Depok Dapat Tenda dan Kontainer

Fahmi Akbar, Radar Depok
- Kamis, 23 Januari 2025 | 11:10 WIB
PENYALURAN : Penyerahan bantuan alat usaha Ekonomi ke Camat Bojongsari Rizal Farhan bersama anggota Pekka, di Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (22/1). (RADAR DEPOK)
PENYALURAN : Penyerahan bantuan alat usaha Ekonomi ke Camat Bojongsari Rizal Farhan bersama anggota Pekka, di Kantor Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (22/1). (RADAR DEPOK)

RADARDEPOK.COM – Anggota perempuan kepala keluarga (Pekka) Se-Kecamatan Bojongsari mendapatkan alat usaha berupa tenda dan kontainer berdagang, Rabu (22/1).

Bantuan yang diberikan dari PLN via Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) ini diharapkan dapat meningkatkan produktifitas dan omset penjualan kelompok Pekka Bojongsari.

Camat Bojongsari, Rizal Farhan mengapresiasi dengan adanya bantuan tenda dan kontainer dagangan ini. Padahal sebelumnya, dapat bantuan yang pertama berupa alat masak yang bermanfaat untuk sembilan anggota Pekka Bojongsari.

Baca Juga: Mengulas Kepergian Abdul Azis, Wartawan yang Tinggal Sebatang Kara di Ratujaya : Puluhan Tahun Bertugas di Depok, Terpisah Jauh Dari Keluarga

“Alhamdulillah, semoga tenda dan kontainer dapat menambah omset usaha Pekka Bojongsari, setelah bantuan alat masak yang sebelumnya sudah diberikan” tutur Rizal Farhan kepada Radar Depok, Rabu (22/1).

Bantuan ini diharapkan dapat memajukan inovasi penjualan dari Pekka. Yang nantinya akan berjualan di halaman Kantor Kecamatan Bojongsari.

“Iya, diadakan inovasi buka warung. Akan digilir, setiap hari berbeda orang dari berbeda kelurahan. Contoh, senin dari Serua, selasa Bojongsari, Rabu Curug dan seterusnya,” ujar Rizal Farhan.

Baca Juga: Relokasi Kabel di Jalan Komjen M Jasin Depok Dimulai, Ternyata Ini Alasannya

Sebelumnya, program ini sudah berjalan dua pekan di halaman Kantor Kecamatan Bojongsari oleh Pekka yang menjual produk UMKM buatan sendiri.

Berupa rempeyek, dodol, pecel sayur, dimsum, keripik dan gorengan. Setiap anggota Pekka yang berjualan, diharuskan termasuk dalam Wirausaha Baru (WUB).

“Makanan dan minuman yang dijual, bikinan sendiri. Anggota Pekka itu harus anggota WUB juga terkhusus ibu kepala rumah tangga (janda),” tandas Rizal Farhan.***

Jurnalis: Risky Dwi Lesatri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X