RADARDEPOK.COM – Di momen Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, ada peristiwa yang menarik. Saat apel pagi di Lapangan Balaikota Depok, seluruh petugas upacara dilakoni perempuan.
Layaknya pria, Lurah Depok Jaya Herliana Maharani yang menjadi Komandan Upacara dengan lantang dan sukses menyelesaikan tugasnya.
Kepada Radar Depok, Lurah Depok Jaya, Herliana Maharani menjelaskan, dalam memperingati Hari Ibu dimana setiap perempuan mesti mereminder (Mengingatkan).
Baca Juga: Warga Pondok Jaya Depok Diminta Jaga Keamanan Jelang Nataru 2024, Ternyata Ini Alasannya
Perjuangan seorang ibu dalam melahirkan anak, pengorbanan dan mempertaruhkan nyawa. Apalagi, saat membela negara, seperti pahlawan perempuan.
“Ada Ibu Kartini, ada Ibu Cut Nyak Dien, ada Kristina Marta Tiahahu,” jelas Herliana kepada Radar Depok, Senin (23/12).
Herliana mengaku, bangga dengan pahlawan perempuan yang telah menaikan kehormatan perempuan. Apalagi ini berjuang untuk Indonesia.
“Sebuah kebanggan bagi saya pada hari ini menjadi Komandan Upacara saat Peringatan Hari Ibu yang ke-96,” ucap Herliana.
Lurah Herliana menyebut, sebelum menjadi komandan upacara ada geladi pada 16 Desember pekan lalu. Petugas upacara para lurah perempuan di Kota Depok. Total ada delapan perempuan petugas.
“Geladinya cuma sehari saja. Ada tiga komandan pasukan upacara yang merupakan seorang perempuan. Komandan pasukan Lurah Curug, Lurah Lewinanggung dan Lurah Mekarjaya,” beber Lurah Herliana.
Baca Juga: Warga Cinere Depok Mesti Tingkatkan Waspada, Ada Apa?
Pada upacara di peringatan Hari Ibu, yang menjadi spesial petugas upacaranya berasal dari lurah perempuan. Herliana merasa senang sekaligus bangga bisa berkontribusi menjadi bagian dari upacara ini.
”Ada pemberian bunga juga dari Forum Anak Kota untuk semuanya kaum ibu,” tegas Herliana penuh bangga.***
Jurnalis: Risky Dwi Lestari