Kata Intan Fauzi, keberlanjutan merupakan pilar penting dalam operasional PGEO. Dengan mengusung tema Energizing Green Future, PGEO menjunjung tinggi tanggung jawab lingkungan dan sosial dengan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan proyek energi panas bumi.
Mereka tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan mereka. Hal ini tercermin dalam upaya perusahaan untuk melibatkan komunitas lokal, melestarikan lingkungan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Baca Juga: Tim Khenzi United Siap All Out di Piala Soeratin Askot Bogor 2023
Selain berkontribusi terhadap pasokan energi bersih Indonesia, PGEO juga turut berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan menggantikan sumber energi konvensional, energi panas bumi yang dihasilkan oleh perusahaan ini memiliki dampak positif dalam mengatasi perubahan iklim global.
“Melalui inovasi teru menerus dan kolaborasi lintas sektor, PGEO terus berusaha untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan energi berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Indonesia,” tegas Intan Fauzi.
Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Polsek Sukmajaya Gencarkan Patroli
Tentunya, sambung Intan Fauzi, peran ini dijalankan dengan berkolaborasi bersama dengan penerapan praktik terbaik dalam industri, sehingga menjadi motor penggerak dalam transformasi energi bersih di Indonesia.
“Dengan kapasitas terpasang yang kuat dan jaringan area operasi yang luas, perusahaan ini terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pasokan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi masa depan negara dan planet kita,” jelas Intan Fauzi.
Baca Juga: 15.150 Warga Terdampak Kekeringan di Depok Terima Bantuan Air Bersih
Lebih lanjut, Intan Fauzi menjabarkan, area operasi PGEO terdiri dari 13 Wilayah Kerja yaitu Kamojang, Karaha, Lahendong, Gunung Sibualu-Buali, Gunung Sibayak-Sinabung, Sungai Penuh, Hululais, Lumut Balai & Margabayur, Way Panas, Pangalengan, Cibereum-Parabakti, Tabanan, Seulawah.
Selanjutnya, PGEO telah berinvestasi dalam teknologi canggih dan inovasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas. Mereka berupaya untuk mengoptimalkan proses ekstraksi panas bumi, penggunaan sumber daya, dan pengurangan limbah. Inisiatif ini membantu memajukan teknologi energi panas bumi dan mendorong kemajuan industri.
Baca Juga: 12.833 KPM di Kecamatan Tapos Terima Bantuan 10 Kilogram Beras
Lalu, PGEO mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam semua aspek operasionalnya. Mereka memprioritaskan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem, serta keterlibatan dengan komunitas lokal.
Intan Fauzi memaparkan, PGEO menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga penelitian, universitas, dan mitra industri. Kolaborasi ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya guna mendorong inovasi dan pengembangan industri energi panas bumi yang lebih kokoh.
Baca Juga: Pos Pendapatan Bertambah Rp470,9 Miliar, Begini Penjelasan DPRD Kota Depok
Artikel Terkait
Hemat Menonton Film di Bioskop Depok 2023 di Depok, Cek Harga Tiket, Lokasi, dan Tips Terbaik!
LRT Jabodebek, Solusi Karyawan Bekasi-Depok Menuju Jakarta? Ini Faktanya
Liburan Akhir Pekan Gak Perlu Jauh-Jauh, yuk Kunjungi Magic Art 3D Museum Jakarta, Punya 104 Spot Foto Keren!
Warga Depok Wajib Coba Liburan di Saung Koffie Hideung Karawang: Glamping dan Ngopi di Atas Awan, Loh!
12.833 KPM di Kecamatan Tapos Terima Bantuan 10 Kilogram Beras
Pos Pendapatan Bertambah Rp470,9 Miliar, Begini Penjelasan DPRD Kota Depok
Dedi Mulyadi : Prabowo Subianto Menang, Langkah Politik Raih Kursi Gubernur Jabar Terbuka Lebar
15.150 Warga Terdampak Kekeringan di Depok Terima Bantuan Air Bersih
Yuk Ajak si Kecil Eksplorasi Dunia Bawah Laut, di Jakarta Aquarium Safari dengan 3.500 Spesies Hewan Akuatik
Minimania Lembang Rekomendasi Liburan Keluarga, Bisa Keliling Dunia dalam 1 Hari loh!