Minggu, 19 April 2026

Qonita Lutfiyah Harapkan Santri Turut Wujudkan Indonesia Emas

Arnet Kelmanutu, Radar Depok
- Senin, 23 Oktober 2023 | 10:25 WIB
Anggota DPRD Kota Depok Hj. Qonita Lutfiyah (DOK.PRIBADI)
Anggota DPRD Kota Depok Hj. Qonita Lutfiyah (DOK.PRIBADI)

RADARDEPOK.COM-Warga negara Indonesia (WNI) harus senantiasa diingatkan bahwa para kiai dan santri memiliki saham dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk itu, melalui Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tiap 22 Oktober, santi harus terus mengupgrade kompetensinya mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tergilas zaman.

Baca Juga: Hari Santri Nasional, Imam Budi Hartono : Santri yang Siap Adalah yang Selalu Waspada Belajar

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Depok Hj. Qonita Lutfiyah saat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di wilayah Sawangan, Minggu (22/10/2023).

"Sejarah mencatat, kontribusi perjuangan para kyai dan santri untuk merebut kemerdekaan itu sangat luar biasa," kata Qonita.

Bahkan, lanjut Qonita, saat ini dari latar belakang santri, lahir banyak tokoh-tokoh nasional yang memberikan sumbangsihnya merawat persatuan dalam pembangunan.

Baca Juga: Hampir Semua Rampung, RTLH Kelurahan Cipayung Jaya 80 Persen Selesai

"Dari santri banyak yang berkiprah untuk negeri, namun saya berharap agar santri dapat memegang teguh komitmen sebagai generasi Islam dan menyiarkan agama demi mewujudkan Indonesia emas," paparnya.

Sebab, putri ulama karismatik K.H Syukron Mamun ini, santri saat ini tidak hanya menjadi pengisi pembangunan di era kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menjadi tulang punggung dalam mewujudkan Indonesia sebagai negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

"Karena itu santri harus terus meningkatkan kompetensinya, sehingga disamping menyebarkan syiar Islam untuk membentengi akhlak pemuda Indonesia, juga dapat menguasai keilmuan dan teknologi yang bisa digunakan untuk merawat persatuan dalam pembangunan," katanya.

Baca Juga: Warga Tapos Ciptakan Inovasi Alat Pemotong Rumput Sederhana dan Motor Listrik

Ia pun berharap agar Hari Santri Nasional tidak dijadikan serimoni belaka dan para santri tidak hanya menjadi objek dalam pembangunan.

"Santri harus menjadi subjek pembangunan, buktikan bahwa santri-santri dari pondok pesantren di Indonesia tidak kalah dari lulusan luar negeri," ucap Qonita. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP Kabupaten Bogor Segera Adakan Muscab

Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB
X