Kamis, 9 Februari 2023

Lima Menit Jaringan Putus

- Selasa, 4 April 2017 | 11:16 WIB
  PENINJAUAN: Kasubdit Kurikulum Direktorat Pembinaan SMK di Kemendikbud, M. Bahrun (belakang kanan) sedang meninjau siswa yang sedang melaksanakan UNBK didampingi Kepala SMKN 2 Depok, kemarin. Foto:Pebri/Radar Depok RADAR DEPOK.COM - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tak semulus yang diperkirakan. Masalah itu terjadi saat hujan datang. Keladinya, soal yang sudah dijawab tanpa tedeng aling-aling jaringan komputer terputus, kemarin. Sebanyak 44 siswa di SMK Farmasi Perjuangan pun sempat keluar keringat sebesar jagung, panik dan kebingungan. Kepala SMK Farmasi Perjuangan, Agustri Indah Purnami menyatakan, terputusnya jaringan tersebut, bukan berasal dari sekolahnya. Tetapi, berasal dari pusat. Pihaknya mengaku sudah mengantisipasi hal-hal seperti itu saat simulasi. Sehingga, tahu apa yang harus dilakukan saat jaringan terputus diwaktu siswa mengerjakan soal UNBK. Terputusnya jaringan, kata dia tidak menganggu proses pelaksanaan UNBK. Karena, saat komputer dinyalakan lagi, soalnya dilanjutkan dari nomor sewatku jaringan tersebut terputus. “Saat jaringannya nyambung lagi, soal-soal yang sudah dikerjakan siswa tetap terekam dan sudah tersimpan. Jadi, tidak mengerjakan dari awal, tetapi dari soal saat jaringannya terputus,” ucapnya kepada Harian Radar Depok, kemarin. Menurut dia, siswa yang menjadi peserta UNBK di SMK Farmasi Perjuangan ada 44, dan dibagi menjadi dua sesi tiap harinya. “Semoga saja tidak ada permasalahan lagi kedepannya, dan berjalan lancar semuanya,” terangnya. Menimpali hal ini, Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah I Jawa Barat (Jabar), Herry Pansila mengatakan, setelah dilakukan kroscek dengan proktor ternyata kerjadian komputer yang mati itu dikarenakan kabel yang tersenggol, sehingga sempat mati sebentar. Akan tetapi tidak menunggu waktu lama hanya sekitar lima menit sudah bisa menyala kembali. "Semua sudah diatasi, kebetulan siswa tersebut karakternya agak heboh, akan tetapi siswa bisa menjalankan ujiannya," ujarnya. Sementara itu, di tempat lain, SMKN 2 Depok disambangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kasubdit Kurikulum Direktorat Pembinaan SMK di Kemendikbud, M. Bahrun. Dalam kesempatan tersebut, Bahrun mengatakan, tidak mungkin ada kebocoran kunci jawaban di UNBK. Dia merasa optimis, karena, upload soal untuk tiap mata pelajaran oleh pihak Kemendikbud, yakni 20 menit sebelum pelaksanaan UNBK yang dilangsungkan pukul 07:30 WIB. Sehingga, tidak akan ada waktu untuk menyebar luaskan kunci jawaban. “Tidak hanya itu saja, di tiap kelas siswapun akan mendapatkan soal yang berbeda. Dimana, meskipun soalnya sama, tetapi urutan soalnya dibuat tidak sama. Sehingga, siswa yang ada depan, belakang, kanan dan kiri semuanya berbeda soal,” ucapnya kepada Radar Depok. Bahrun menjelaskan, semestinya siswa tidak perlu khawatir dengan UNBK ataupun Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK). Karena, UNBK dan UNPK tidak mempengaruhi kelulusan siswa. Sekarang ini, kelulusan ditentukan oleh sekolah masing-masing. Jadi, UNBK dan UNPK hanya untuk pemetaan pendidikan di Indonesia. “Dengan begitu, Kemendikbud jadi bisa mengetahui daerah mana yang perlu ada perhatian khusus, sehingga butuh perhatian lebih dari Kemendikbud untuk meningkatkan kualitas pendidikannya,” jelasnya. Sementara itu, Kepala SMKN 2 Depok, Tatang Komarudin mengatakan, di pelaksanaan UNBK di sekolahnya tidak mengalami kendala, misalnya tentang permasalahan listrik yang dikhawatirkan akan padam. Karena, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PLN, dan pihak PLN menjanjikan tidak akan ada pemadaman di bulan April 2017. “Jumlah siswa kami ada 462 siswa yang menjadi peserta UNBK. Sedangkan, ada juga tiga sekolah yang menumpang di SMKN 2, dengan jumlah siswa 80 orang. Sedangkan, untuk ruangan yang dipakai ada enam ruangan, dengan tiap ruangan ada 30 komputer dan 2 komputer cadangan,” jelasnya. Terpisah, Proktor Utama SMK 3 Depok, Ahmad Royan menutrukan, secara teknis semua berjalan lancar. Tak mendapati kendala berarti saat UNBK pada sesi satu. “Tadi sih cepet. Secara teknis sih, server semua lancar mungkin di pusat ada perbaikan dan antisipasi jadi sejauh ini aman,” katanya. Pihaknya mengaku, SMK 3 Depok memang tidak menyiapkan genset. Sebab, Dinas pendidikan Kota Depok telah menandatangani Memmorandum of Understanding (MOU) dengan pihak PLN. “Kita tidak pakai genset, kita ngandelin listrik full. Kita dapet informasi dari kepala sekolah, kalau Dinas Pendidikan kota Depok sudah MOU dengan PLN dan menjamin listrik tidak mati,” katanya. Kendati tak menyewa genset, namun proktor SMK 3 Depok tetap mempelajari jika suatu saat listrik mati. Apa yang harus dilakukan proktor saat listrik mati. “Kami sudah sedia UPS yang bisa menahan selama 15-20 menit. Artinya ketika server mati, insyaallah udah teratasi dengan UPS,” ujarnya. Senada, SMK 2 Wisata Perintis pun mengalami kelancaran pada hari pertama UNBK. Tak ada kendala, dan berjalan tepat waktu. “Alhadmulillah lancar, tidak ada kendala. Sudah berjalan sesuai dengan jamnya yaitu 07.30 WIB pagi sampai  09.30 sudah keluar,” kata Kepala SMK 2 Wisata Perintis, Budiyanto, ditemui di kantornya Jalan Siliwangi Kecamatan Pancoranmas. Meski pemerintah kota Depok sudah bekerjasama dengan PLN, SMK 2 Wisata Perintis menyediakan genset 6500 watt dan uninterruptible power supply (UPS) guna antisipasi. Sebanyak 26 komputer disediakan, namun yang digunakan hanya 22 sedangkan 4 cadangan. “Kita baru pertama kali ya, jadi kita gak mau ngambil resikolah, PLN sih sudah kerjasama untuk tidak memadamkan, tapi yang namanya alam tidak bisa diprediksi yang di luar jangkauan PLN,” pungkas dia.(cr1/ina/peb)

Editor: redaksi01

Tags

Terkini

Banten Gempa, Depok Kena Goyangnya Tapi Tipis-tipis

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:58 WIB

Alhamdulillah, 2.080 Honorer Kota Depok Terima SK

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:53 WIB

Sehari Dua Nyawa Melayang Secara Tragis di Depok

Selasa, 7 Februari 2023 | 08:20 WIB

Video Syur Mirip Rezky Aditya Masuk Babak Baru

Senin, 6 Februari 2023 | 12:39 WIB

Pak Zulhas di Depok HET MinyaKita Jebol Rp2.000

Senin, 6 Februari 2023 | 07:30 WIB
X